Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial Ekonomi & Bisnis

Open AccessOA2025

Siklus Keuangan Global dan Risiko Ekor Makroekonomi

Kondisi keuangan AS yang kontraktif dan guncangan kebijakan moneter meningkatkan risiko penurunan pertumbuhan global, terutama di negara-negara dengan nilai tukar yang kaku, eksposur valuta asing yang tinggi, dan leverage swasta yang tinggi. Para penulis menggunakan autoregresi vektor kuantil untuk menunjukkan bahwa guncangan ini lebih keras menghantam ekor kiri distribusi pertumbuhan output dibandingkan bagian tengahnya.
Johannes Beutel; Lorenz Emter; N. Metiu; Esteban Prieto; Y. Schüler· Social Science Research Network· 2025· DOI 10.2139/ssrn.4324202

Masalah inti

Makalah ini menyelidiki keterkaitan antara siklus keuangan global dan risiko ekor makroekonomi. Pertanyaan utamanya adalah apakah guncangan kontraktif terhadap kondisi keuangan dan kebijakan moneter di Amerika Serikat secara tidak proporsional memengaruhi risiko penurunan pertumbuhan di seluruh dunia. Para penulis memotivasi penelitian ini dengan mencatat bahwa meskipun efek rata-rata dari guncangan keuangan global telah terdokumentasi dengan baik, dampaknya terhadap ekor distribusi pertumbuhan—terutama ekor kiri yang terkait dengan resesi parah—masih kurang dipahami. Memahami efek ekor ini sangat penting bagi pembuat kebijakan yang peduli dengan pencegahan krisis dan regulasi makroprudensial.

Inovasi

Para penulis menggunakan autoregresi vektor kuantil (QVAR) untuk mengestimasi efek dinamis dari guncangan keuangan dan moneter AS terhadap distribusi kondisional pertumbuhan output di sejumlah negara panel. Berbeda dengan VAR standar yang berfokus pada rata-rata kondisional, QVAR memungkinkan peneliti melacak bagaimana guncangan memengaruhi berbagai kuantil distribusi pertumbuhan, seperti persentil ke-5, ke-10, ke-50, dan ke-90. Pendekatan ini menangkap asimetri dan risiko ekor yang akan terlewat oleh metode berbasis rata-rata. Guncangan diidentifikasi menggunakan instrumen eksternal standar atau restriksi tanda, dan analisis membedakan antara guncangan keuangan global dan guncangan kebijakan moneter AS. Sampel mencakup berbagai negara maju dan berkembang, memungkinkan pemeriksaan heterogenitas antarnegara berdasarkan rezim nilai tukar, eksposur valuta asing, dan leverage sektor swasta.
Pendahuluan
Makalah ini menyelidiki keterkaitan antara siklus keuangan global dan risiko ekor makroekonomi. Pertanyaan utamanya adalah apakah guncangan kontraktif terhadap kondisi keuangan dan kebijakan moneter di Amerika Serikat secara tidak proporsional memengaruhi risiko penurunan pertumbuhan di seluruh dunia. Para penulis memotivasi penelitian ini dengan mencatat bahwa meskipun efek rata-rata dari guncangan keuangan global telah terdokumentasi dengan baik, dampaknya terhadap ekor distribusi pertumbuhan—terutama ekor kiri yang terkait dengan resesi parah—masih kurang dipahami. Memahami efek ekor ini sangat penting bagi pembuat kebijakan yang peduli dengan pencegahan krisis dan regulasi makroprudensial.

Mengapa penting

Makalah ini lebih lanjut mengeksplorasi karakteristik negara mana yang memperkuat atau mengurangi risiko ekor ini. Hasilnya menunjukkan bahwa efek ekor yang merugikan sangat menonjol pada negara-negara dengan pengaturan nilai tukar yang kurang fleksibel, eksposur valuta asing yang lebih tinggi, dan tingkat leverage sektor swasta yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan nilai tukar dan kebijakan makroprudensial dapat berperan dalam mengurangi risiko penurunan pertumbuhan. Misalnya, nilai tukar yang fleksibel dapat bertindak sebagai peredam guncangan, sementara pembatasan pinjaman valuta asing dan leverage dapat mengurangi kerentanan terhadap guncangan keuangan global. Para penulis membahas implikasi kebijakan, menekankan bahwa alat makroprudensial yang ditargetkan pada ketidaksesuaian mata uang dan pertumbuhan kredit dapat membantu mengurangi keparahan peristiwa ekor. Mereka juga mencatat bahwa siklus keuangan global menularkan guncangan AS secara internasional, dan bahwa efek ekor menyoroti pentingnya mempertimbangkan manajemen risiko di luar hasil rata-rata.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten member…