Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholatโ€ฆ

Editorial Kedokteran & Kesehatan

Open AccessOA2023

Epidemiologi global penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD) dan steatohepatitis nonalkohol (NASH): sebuah tinjauan sistematis

Tinjauan sistematis dan meta-analisis terhadap 92 studi yang mencakup lebih dari 9 juta individu ini mengungkap prevalensi global NAFLD sebesar 30,05%, meningkat 50,4% dari 1990-2006 ke 2016-2019. Prevalensi tertinggi berada di Amerika Latin (44,37%), dan NAFLD berkaitan dengan mortalitas akibat semua penyebab dan penyebab spesifik yang substansial.
Z. Younossi; P. Golabi; James M. Paik; Austin Henry; Catherine Van Dongen; L. Henryยท Hepatologyยท 2023ยท DOI 10.1097/HEP.0000000000000004

Masalah inti

Penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas terkait hati di seluruh dunia. Dengan meningkatnya beban global obesitas dan sindrom metabolik, NAFLD telah menjadi penyakit hati kronis yang paling umum. Tinjauan sistematis dan meta-analisis ini bertujuan menilai prevalensi, insidensi, dan mortalitas NAFLD secara global dan regional menggunakan pendekatan meta-analitik yang mendalam. Studi ini memberikan estimasi terbaru yang krusial untuk menginformasikan strategi kesehatan publik dan praktik klinis.

Inovasi

Para penulis melakukan tinjauan sistematis dan meta-analisis mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). PubMed dan Ovid MEDLINE ditelusuri untuk studi berbasis populasi tentang NAFLD dari tahun survei 1990 hingga 2019 (terakhir dipublikasikan 2022). Dari 2585 studi yang ditinjau, 92 studi (N=9.361.716) memenuhi kriteria kelayakan. Meta-analisis dilakukan menggunakan model efek acak. Risiko bias dinilai menggunakan instrumen Joanna Briggs Institute. Luaran utama adalah prevalensi, insidensi, dan tingkat mortalitas NAFLD yang dipooling.
Pendahuluan
Penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas terkait hati di seluruh dunia. Dengan meningkatnya beban global obesitas dan sindrom metabolik, NAFLD telah menjadi penyakit hati kronis yang paling umum. Tinjauan sistematis dan meta-analisis ini bertujuan menilai prevalensi, insidensi, dan mortalitas NAFLD secara global dan regional menggunakan pendekatan meta-analitik yang mendalam. Studi ini memberikan estimasi terbaru yang krusial untuk menginformasikan strategi kesehatan publik dan praktik klinis.

Mengapa penting

Temuan ini menunjukkan bahwa NAFLD memengaruhi sekitar sepertiga populasi dewasa global, dengan tren kenaikan yang signifikan selama tiga dekade terakhir. Disparitas regional menyoroti pengaruh faktor gaya hidup, genetik, dan lingkungan. Tingkat mortalitas menegaskan konsekuensi serius NAFLD, terutama dari penyebab kardiovaskular. Kekuatan studi ini meliputi ukuran sampel yang besar dan strategi penelusuran yang komprehensif, tetapi keterbatasan seperti heterogenitas metode diagnostik dan potensi bias seleksi perlu dipertimbangkan. Para penulis menekankan kebutuhan mendesak akan strategi komprehensif untuk meningkatkan kesadaran dan menangani NAFLD di tingkat lokal, regional, dan global.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten memberโ€ฆ