Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial Teknik & Rekayasa

Open AccessOA2026

Sentralitas engineering graphics and design dalam mempelajari mata pelajaran teknis: Kasus sebuah universitas teknologi di Kwazulu-Natal

Studi ini meneliti peran Engineering Graphics and Design (EGD) dalam mata pelajaran teknis di sebuah universitas teknologi di Afrika Selatan. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengambil EGD tampil lebih baik pada Civil Technology dan para dosen mendukung EGD sebagai mata kuliah wajib tahun pertama.
Philani Brian Mlambo; Koketso Morudu· Journal of Technology and Science Education· 2026· DOI 10.3926/jotse.3348

Masalah inti

Engineering Graphics and Design (EGD) telah lama menjadi komponen wajib pada jalur teknis di sekolah-sekolah Afrika Selatan, bersama mata pelajaran kejuruan seperti Civil Technology, Electrical Technology, dan Mechanical Technology. Namun, keputusan sejumlah universitas pendidikan guru untuk menghapus EGD dari daftar mata pelajaran wajib bagi mahasiswa jalur teknis memicu perdebatan. Studi ini membahas sentralitas EGD dalam mata pelajaran teknis, dengan tujuan menentukan apakah EGD memberikan pengetahuan dasar yang meningkatkan performa mahasiswa pada mata pelajaran terkait kejuruan. Penelitian ini berlokasi di sebuah universitas teknologi di KwaZulu-Natal, Afrika Selatan, dan menggunakan desain mixed-methods untuk mengeksplorasi perspektif dosen teknis serta menganalisis skor ujian mahasiswa pada Civil Technology.

Inovasi

Studi ini menggunakan pendekatan mixed-methods. Purposive sampling digunakan untuk memilih lima dosen teknis dari School of Education. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka yang diberikan kepada para dosen dan skor ujian Civil Technology dari 56 mahasiswa. Skor ujian dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS versi 30, sedangkan respons kuesioner terbuka dianalisis secara tematik. Kombinasi ini memungkinkan pemahaman menyeluruh tentang peran EGD, baik dari data performa kuantitatif maupun wawasan kualitatif dari para pendidik.
Pendahuluan
Engineering Graphics and Design (EGD) telah lama menjadi komponen wajib pada jalur teknis di sekolah-sekolah Afrika Selatan, bersama mata pelajaran kejuruan seperti Civil Technology, Electrical Technology, dan Mechanical Technology. Namun, keputusan sejumlah universitas pendidikan guru untuk menghapus EGD dari daftar mata pelajaran wajib bagi mahasiswa jalur teknis memicu perdebatan. Studi ini membahas sentralitas EGD dalam mata pelajaran teknis, dengan tujuan menentukan apakah EGD memberikan pengetahuan dasar yang meningkatkan performa mahasiswa pada mata pelajaran terkait kejuruan. Penelitian ini berlokasi di sebuah universitas teknologi di KwaZulu-Natal, Afrika Selatan, dan menggunakan desain mixed-methods untuk mengeksplorasi perspektif dosen teknis serta menganalisis skor ujian mahasiswa pada Civil Technology.

Mengapa penting

Temuan ini menegaskan sentralitas EGD pada jalur teknis. Performa lebih baik mahasiswa EGD pada Civil Technology menunjukkan bahwa keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh dalam EGD—seperti penalaran spasial, gambar teknik, dan prinsip desain—dapat ditransfer secara langsung dan bermanfaat bagi mata pelajaran teknis lainnya. Perspektif para dosen memperkuat hal ini, dengan menekankan bahwa EGD bukan sekadar mata pelajaran tambahan melainkan mata pelajaran dasar. Keputusan sejumlah universitas untuk menghapus EGD dari daftar wajib karena itu dapat merugikan mahasiswa dengan menghilangkan keterampilan menggambar yang esensial. Studi ini merekomendasikan agar semua mahasiswa yang terdaftar pada jalur teknis diwajibkan mengambil EGD pada tahun pertama studi untuk memastikan mereka memperoleh keterampilan menggambar yang relevan dengan bidangnya. Hal ini akan sejalan dengan maksud awal jalur teknis dan lebih mempersiapkan mahasiswa untuk mata kuliah teknis lanjutan.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten member…