Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholatโ€ฆ

Editorial Humaniora

Open AccessOA2023

Anarkisme Sosial dan Penolakan Tirani Moral

Jesse Spafford memberikan pembelaan analitik pertama atas anarkisme sosial, dengan argumen bahwa posisi itu mengikuti prinsip yang masuk akal yang membatasi teori moral yang dapat diterima. Buku ini menawarkan posisi orisinal tentang kepemilikan diri dan solusi atas masalah klasik dalam filsafat politik.
Jesse Spaffordยท 2023ยท DOI 10.1017/9781009375429

Masalah inti

Anarkisme sosial, yang menolak baik legitimasi negara maupun properti privat, adalah bentuk anarkisme yang dominan di luar departemen filsafat. Namun, sebagian besar filsuf anarkis menganut varian pro-pasar, sehingga menyisakan celah dalam literatur filsafat: belum ada pembelaan analitik atas anarkisme sosial yang ditulis. Jesse Spafford mengisi celah ini dengan berargumen bahwa anarkisme sosial adalah posisi filosofis yang koheren yang mengikuti prinsip yang lebih mendasar dan masuk akal yang membatasi teori moral mana yang dapat diterima. Prinsip ini, yang oleh Spafford disebut penolakan tirani moral, menyatakan bahwa teori moral tidak boleh membiarkan sebagian individu mendominasi individu lain. Buku ini bertujuan menyediakan teori politik yang menyeluruh dan terpadu sekaligus memajukan perdebatan yang terperinci dalam filsafat politik.

Inovasi

Spafford memakai metode filsafat politik analitik, dengan membangun argumen sistematis dari prinsip-prinsip dasar hingga kesimpulan institusional yang konkret. Ia mulai dengan merumuskan dan membela prinsip penolakan tirani moral, lalu menurunkan anarkisme sosial darinya. Sepanjang jalan, ia menegaskan posisi yang berani dan orisinal, seperti pandangan bahwa orang memiliki dirinya sendiri dan tidak memiliki apa pun selain itu. Ia juga memberikan solusi baru atas masalah klasik, termasuk masalah taruhan (problem of stakes) dalam luck egalitarianism. Argumen dikembangkan melalui analisis konseptual yang cermat, eksperimen pemikiran, dan keterlibatan dengan literatur yang ada dalam filsafat politik.
Pendahuluan
Anarkisme sosial, yang menolak baik legitimasi negara maupun properti privat, adalah bentuk anarkisme yang dominan di luar departemen filsafat. Namun, sebagian besar filsuf anarkis menganut varian pro-pasar, sehingga menyisakan celah dalam literatur filsafat: belum ada pembelaan analitik atas anarkisme sosial yang ditulis. Jesse Spafford mengisi celah ini dengan berargumen bahwa anarkisme sosial adalah posisi filosofis yang koheren yang mengikuti prinsip yang lebih mendasar dan masuk akal yang membatasi teori moral mana yang dapat diterima. Prinsip ini, yang oleh Spafford disebut penolakan tirani moral, menyatakan bahwa teori moral tidak boleh membiarkan sebagian individu mendominasi individu lain. Buku ini bertujuan menyediakan teori politik yang menyeluruh dan terpadu sekaligus memajukan perdebatan yang terperinci dalam filsafat politik.

Mengapa penting

Karya Spafford penting karena menjembatani celah antara anarkisme sosial yang lazim di kalangan aktivis dan anarkisme pro-pasar yang dominan di kalangan filsuf. Dengan memberikan pembelaan analitik atas anarkisme sosial, ia menantang asumsi bahwa anarkisme harus libertarian atau kapitalis. Prinsipnya menentang tirani moral menawarkan fondasi baru bagi teori anarkis, yang menekankan penolakan dominasi dan bukan sekadar penolakan paksaan negara. Buku ini juga berkontribusi pada perdebatan tentang kepemilikan diri, luck egalitarianism, dan hakikat legitimasi politik. Buku ini tersedia sebagai Open Access di Cambridge Core, sehingga dapat diakses oleh khalayak luas.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten memberโ€ฆ