Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial ilmu komputer

Open AccessOA2026

SemRepo: Graf Pengetahuan untuk Perangkat Lunak Penelitian dan Ekosistem Keilmuannya

Graf pengetahuan RDF dengan 81 juta tripel yang menghubungkan 200.000 repositori GitHub ke graf pengetahuan keilmuan untuk analisis reproduktibilitas dan keberlanjutan
Abdul Rafay; Yuni Susanti; David Lamprecht; Michael Färber· 2026· DOI 10.48550/arXiv.2605.13310

Masalah inti

Perangkat lunak penelitian merupakan landasan ilmu pengetahuan modern, namun keterkaitannya dengan rekam keilmuan masih terfragmentasi. Metadata tingkat repositori—seperti kontributor, issue, dan bahasa pemrograman—umumnya berada di platform seperti GitHub, sementara metadata publikasi, profil penulis, dan artefak penelitian tersebar di berbagai graf pengetahuan keilmuan yang terpisah. Fragmentasi ini menghambat analisis menyeluruh terhadap provenans perangkat lunak, reproduktibilitas, dan keberlanjutan.

Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, penulis memperkenalkan SemRepo, sebuah graf pengetahuan RDF yang menyatukan perangkat lunak penelitian dengan konteks keilmuannya. SemRepo terdiri atas lebih dari 81 juta tripel yang mendeskripsikan hampir 200.000 repositori GitHub yang terkait dengan penelitian ilmiah. Dengan menghubungkan informasi repositori dengan graf pengetahuan keilmuan eksternal—termasuk SemOpenAlex untuk profil penulis, LPWC untuk publikasi keilmuan, dan MLSea-KG untuk artefak penelitian—SemRepo memungkinkan kueri yang mencakup publikasi dan artefak keilmuannya. Integrasi ini mendukung analisis yang sulit atau tidak mungkin dilakukan dengan sumber daya yang ada secara

Inovasi

SemRepo berhasil mengintegrasikan metadata tingkat repositori dengan graf pengetahuan keilmuan, menghasilkan sumber daya yang komprehensif untuk menganalisis perangkat lunak penelitian. Hasil kuantitatif utamanya meliputi:

- **Skala**: Lebih dari 81 juta tripel dan hampir 200.000 repositori GitHub.
- **Interlinking**: Penulis dihubungkan ke profil SemOpenAlex, repositori terhubung ke publikasi LPWC, dan artefak dihubungkan melalui MLSea-KG.
- **Kapabilitas kueri**: Graf ini mendukung kueri kompleks yang mencakup berbagai domain, seperti menemukan semua publikasi yang terkait dengan suatu repositori, atau mengidentifikasi dataset yang digunakan dalam eksperimen terkait proyek perangkat lunak tertentu.

Diagram Mermaid berikut menggambarkan arsitektur tingkat tinggi SemRepo dan koneksinya ke graf pengetahuan eksternal:

Perangkat lunak penelitian merupakan landasan ilmu pengetahuan modern, namun keterkaitannya dengan rekam keilmuan masih terfragmentasi. Metadata tingkat repositori—seperti kontributor, issue, dan bahasa pemrograman—umumnya berada di platform seperti GitHub, sementara metadata publikasi, profil penulis, dan artefak penelitian tersebar di berbagai graf pengetahuan keilmuan yang terpisah. Fragmentasi ini menghambat analisis menyeluruh terhadap provenans perangkat lunak, reproduktibilitas, dan keberlanjutan.
Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, penulis memperkenalkan SemRepo, sebuah graf pengetahuan RDF yang menyatukan perangkat lunak penelitian dengan konteks keilmuannya. SemRepo terdiri atas lebih dari 81 juta tripel yang mendeskripsikan hampir 200.000 repositori GitHub yang terkait dengan penelitian ilmiah. Dengan menghubungkan informasi repositori dengan graf pengetahuan keilmuan eksternal—termasuk SemOpenAlex untuk profil penulis, LPWC untuk publikasi keilmuan, dan MLSea-KG untuk artefak penelitian—SemRepo memungkinkan kueri yang mencakup publikasi dan artefak keilmuannya. Integrasi ini mendukung analisis yang sulit atau tidak mungkin dilakukan dengan sumber daya yang ada secara terpisah, seperti rekonstruksi provenans lintas repositori dan publikasi, serta identifikasi sistematis risiko terhadap reproduktibilitas penelitian dan keberlanjutan perangkat lunak.

Mengapa penting

SemRepo menjawab kebutuhan kritis dalam ekosistem keilmuan dengan menyediakan graf terpadu yang menghubungkan perangkat lunak penelitian dengan konteks keilmuannya. Integrasi metadata repositori dengan profil penulis, publikasi, dan artefak memungkinkan analisis yang sebelumnya tidak praktis karena fragmentasi data.

Salah satu aplikasi utamanya adalah rekonstruksi provenans: menelusuri garis keturunan proyek perangkat lunak dari commit awalnya hingga publikasi dan dataset terkaitnya. Hal ini dapat membantu memahami dampak dan evolusi perangkat lunak penelitian. Aplikasi lainnya adalah identifikasi sistematis risiko terhadap reproduktibilitas dan keberlanjutan. Misalnya, dengan menganalisis dependensi, riwayat issue, dan aktivitas kontributor, peneliti dapat mengidentifikasi repositori yang berisiko tidak lagi terpelihara atau yang kurang dokumentasi yang memadai untuk reproduktibilitas.

Skala graf ini—81 juta tripel—menunjukkan potensinya untuk analisis berskala besar. Namun, tantangan masih ada, seperti memastikan kualitas data dan menangani sifat dinamis repositori. Pekerjaan selanjutnya dapat memperluas graf untuk mencakup lebih banyak platform dan jenis artefak, serta mengembangkan antarmuka kueri yang ramah pengguna.

Secara ringkas, SemRepo menyediakan infrastruktur penting untuk analisis perangkat lunak berskala besar dalam ekosistem penelitian ilmiah yang lebih luas, memungkinkan wawasan baru tentang keterkaitan antara perangkat lunak dan keluaran keilmuan.

Siapa yang sebaiknya membaca

Praktisi dan peneliti ilmu komputer

Membuka konten member…