Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholatโ€ฆ

Editorial Ilmu Komputer & AI

Open AccessOA2026

SafeQL: Penyempurnaan Berbasis Pencarian untuk Text-to-SQL Berbasis LLM yang Aman dan Efisien

Paradigma penyempurnaan berbasis pencarian yang mendefinisikan ulang DBMS sebagai pemandu aktif untuk perbaikan SQL secara inkremental
Geonho Lee; Min-Soo Kimยท 2026ยท DOI 10.48550/arXiv.2608.09260

Masalah inti

Large language models (LLM) telah memajukan Text-to-SQL dengan memungkinkan antarmuka bahasa alami ke basis data tanpa fine-tuning khusus tugas. Namun, sistem berbasis LLM yang ada tetap tidak andal, sering menghasilkan kueri SQL yang tidak valid terhadap skema basis data, merujuk pada tabel, atribut, fungsi, atau nilai yang tidak ada. Kesalahan semacam itu bertahan karena interaksi dengan database management system (DBMS) biasanya terbatas pada pesan kesalahan, sehingga perannya sebagian besar pasif selama penyempurnaan kueri. Makalah ini mengusulkan SafeQL, paradigma penyempurnaan berbasis pencarian yang mendefinisikan ulang peran DBMS sebagai pemandu aktif dalam proses penyempurnaan. Alih-alih meregenerasi seluruh kueri setelah kegagalan eksekusi, SafeQL menafsirkan umpan balik DBMS untuk memperbaiki hanya komponen yang salah secara inkremental. Setiap langkah penyempurnaan dirumuskan sebagai pencarian terpandu dalam ruang kueri yang aman, di mana kueri kandidat divalidasi secara progresif melalui eksekusi DBMS, sehingga konvergen ke kueri yang dapat dieksekusi dan mencegah regenerasi kesalahan berulang. Eksperimen pada benchmark Bird dan Spider menunjukkan bahwa SafeQL secara s

Inovasi

Eksperimen pada benchmark Bird dan Spider menunjukkan bahwa SafeQL secara signifikan meningkatkan akurasi eksekusi dan efisiensi dibandingkan metode berbasis regenerasi. Makalah ini melaporkan bahwa SafeQL mencapai akurasi eksekusi yang lebih tinggi dan mengurangi jumlah panggilan LLM serta eksekusi DBMS yang diperlukan untuk mencapai kueri yang dapat dieksekusi. Secara spesifik, pada benchmark Bird, SafeQL meningkatkan akurasi eksekusi dengan margin yang signifikan dibandingkan metode berbasis regenerasi baseline, dan pada benchmark Spider, ia mencapai peningkatan serupa. Keuntungan efisiensi tersebut diatribusikan pada strategi perbaikan inkremental, yang menghindari regenerasi seluruh kueri dan sebaliknya berfokus pada perbaikan hanya komponen yang salah. Hasil ini menunjukkan bahwa paradigma penyempurnaan berbasis pencarian efektif dalam mengurangi kesalahan berulang dan konvergen dengan cepat ke kueri yang dapat dieksekusi.
Large language models (LLM) telah memajukan Text-to-SQL dengan memungkinkan antarmuka bahasa alami ke basis data tanpa fine-tuning khusus tugas. Namun, sistem berbasis LLM yang ada tetap tidak andal, sering menghasilkan kueri SQL yang tidak valid terhadap skema basis data, merujuk pada tabel, atribut, fungsi, atau nilai yang tidak ada. Kesalahan semacam itu bertahan karena interaksi dengan database management system (DBMS) biasanya terbatas pada pesan kesalahan, sehingga perannya sebagian besar pasif selama penyempurnaan kueri. Makalah ini mengusulkan SafeQL, paradigma penyempurnaan berbasis pencarian yang mendefinisikan ulang peran DBMS sebagai pemandu aktif dalam proses penyempurnaan. Alih-alih meregenerasi seluruh kueri setelah kegagalan eksekusi, SafeQL menafsirkan umpan balik DBMS untuk memperbaiki hanya komponen yang salah secara inkremental. Setiap langkah penyempurnaan dirumuskan sebagai pencarian terpandu dalam ruang kueri yang aman, di mana kueri kandidat divalidasi secara progresif melalui eksekusi DBMS, sehingga konvergen ke kueri yang dapat dieksekusi dan mencegah regenerasi kesalahan berulang. Eksperimen pada benchmark Bird dan Spider menunjukkan bahwa SafeQL secara signifikan meningkatkan akurasi eksekusi dan efisiensi dibandingkan metode berbasis regenerasi.

SafeQL beroperasi dengan menafsirkan umpan balik DBMS untuk memperbaiki hanya komponen kueri yang salah secara inkremental, bukan meregenerasi seluruh kueri setelah kegagalan eksekusi. Setiap langkah penyempurnaan dirumuskan sebagai pencarian terpandu dalam ruang kueri yang aman, di mana kueri kandidat divalidasi secara progresif melalui eksekusi DBMS. Pendekatan ini konvergen ke kueri yang dapat dieksekusi dan mencegah regenerasi kesalahan berulang. Ruang kueri yang aman didefinisikan sebagai himpunan kueri yang valid secara sintaksis dan konsisten secara semantik dengan skema basis data, dan pencarian dipandu oleh pesan kesalahan serta hasil eksekusi DBMS. Secara formal, misalkan adalah kueri awal yang dihasilkan oleh LLM, dan misalkan

adalah ruang kueri yang aman. Proses penyempurnaan mencari barisan kueri sehingga ,
, dan setiap diperoleh dengan menerapkan operasi perbaikan pada berdasarkan umpan balik DBMS. Pencarian dipandu oleh fungsi skor yang memperkirakan kemungkinan dapat dieksekusi, dan proses berhenti ketika kueri yang dapat dieksekusi ditemukan atau jumlah iterasi maksimum tercapai. Arsitektur SafeQL diilustrasikan dalam diagram Mermaid berikut:

Mengapa penting

Wawasan kunci SafeQL adalah pendefinisian ulang DBMS sebagai pemandu aktif dalam proses penyempurnaan. Dengan menafsirkan umpan balik DBMS dan memperbaiki hanya komponen yang salah secara inkremental, SafeQL mencegah regenerasi kesalahan berulang yang menghantui metode berbasis regenerasi. Ruang kueri yang aman memastikan kueri kandidat divalidasi secara progresif, menghasilkan pencarian yang lebih efisien. Temuan makalah ini menunjukkan bahwa memanfaatkan umpan balik eksekusi DBMS dalam pencarian terstruktur dapat secara signifikan meningkatkan keandalan dan efisiensi sistem Text-to-SQL berbasis LLM. Pendekatan ini sangat relevan untuk aplikasi di mana skema basis data kompleks dan kesalahan umum terjadi. Pekerjaan selanjutnya dapat mengeksplorasi perluasan ruang kueri yang aman untuk mencakup batasan yang lebih canggih dan mengintegrasikan pencarian dengan teknik perbaikan berbasis LLM lainnya. Kandidat taksonomi untuk pekerjaan ini mencakup Architecture, Cybersecurity, Network, dan Cryptography, yang menunjukkan relevansinya terhadap interaksi basis data yang aman dan efisien.

Siapa yang sebaiknya membaca

Praktisi dan peneliti ilmu komputer

Membuka konten memberโ€ฆ