Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial Ilmu Komputer & AI

Open AccessOA2026

Platform 5G RAN Sumber Terbuka: Perspektif Ganda tentang Kinerja dan Kapabilitas

Evaluasi komparatif OpenAirInterface dan srsRAN pada berbagai SDR, konfigurasi RAN, dan beban kerja aplikasi nyata
Maria Katarine Santana Barbosa; Iasmin Gomes; Vinícius Melo; Kelvin Lopes Dias· 2026· DOI 10.48550/arXiv.2608.25820

Masalah inti

Implementasi sumber terbuka untuk Radio Access Network (RAN) generasi kelima (5G), seperti OpenAirInterface (OAI) dan srsRAN, semakin relevan bagi industri dan penelitian akademik, prototipe cepat, serta penerapan 5G privat berbiaya rendah. State of the art menyajikan skenario evaluasi yang berbeda untuk kedua platform; namun, skenario tersebut sering kali terbatas pada evaluasi testbed individual, studi end-to-end, atau perbandingan parsial di antara keduanya. Secara khusus, masih kurang evaluasi yang mempertimbangkan berbagai Software-Defined Radio (SDR), konfigurasi RAN, aplikasi pengguna, dan jumlah UE nyata. Untuk mengatasi kesenjangan ini, makalah ini menyajikan evaluasi komparatif OAI dan srsRAN. Studi ini mencakup penilaian kualitatif terhadap fitur yang didukung dan fleksibilitas penerapan, diikuti analisis kinerja kuantitatif yang mencakup prosedur setup radio resource control, kepatuhan terhadap laju data teoretis, dan beban kerja aplikasi nyata dengan beragam kebutuhan quality of service. Secara spesifik, kami mempertimbangkan Video on Demand (VoD) untuk evaluasi laju data, Live Streaming (LS) dan Cloud Gaming (CG) sebagai aplikasi yang sensitif terhadap latensi. Beban

Inovasi

Makalah ini melaporkan hasil kuantitatif dari evaluasi komparatif OAI dan srsRAN. Aspek utama yang diukur meliputi:

- **Prosedur setup RRC**: Kedua platform dinilai untuk latensi dan keandalan pembentukan koneksi.
- **Kepatuhan laju data teoretis**: Pengukuran throughput dibandingkan dengan nilai maksimum teoretis pada berbagai SDR dan konfigurasi RAN.
- **Beban kerja aplikasi**: Kinerja VoD dievaluasi untuk laju data, sedangkan LS dan CG diuji untuk sensitivitas latensi.

Studi ini mempertimbangkan berbagai SDR dan jumlah UE nyata yang bervariasi, memberikan pandangan multidimensi tentang kinerja. Hasil numerik spesifik (misalnya, throughput dalam Mbps, latensi dalam ms) disajikan dalam makalah asli. Analisis komparatif menyoroti perbedaan dalam cara masing-masing platform menangani beragam kebutuhan QoS dan lalu lintas aplikasi nyata.

Implementasi sumber terbuka untuk Radio Access Network (RAN) generasi kelima (5G), seperti OpenAirInterface (OAI) dan srsRAN, semakin relevan bagi industri dan penelitian akademik, prototipe cepat, serta penerapan 5G privat berbiaya rendah. State of the art menyajikan skenario evaluasi yang berbeda untuk kedua platform; namun, skenario tersebut sering kali terbatas pada evaluasi testbed individual, studi end-to-end, atau perbandingan parsial di antara keduanya. Secara khusus, masih kurang evaluasi yang mempertimbangkan berbagai Software-Defined Radio (SDR), konfigurasi RAN, aplikasi pengguna, dan jumlah UE nyata. Untuk mengatasi kesenjangan ini, makalah ini menyajikan evaluasi komparatif OAI dan srsRAN. Studi ini mencakup penilaian kualitatif terhadap fitur yang didukung dan fleksibilitas penerapan, diikuti analisis kinerja kuantitatif yang mencakup prosedur setup radio resource control, kepatuhan terhadap laju data teoretis, dan beban kerja aplikasi nyata dengan beragam kebutuhan quality of service. Secara spesifik, kami mempertimbangkan Video on Demand (VoD) untuk evaluasi laju data, Live Streaming (LS) dan Cloud Gaming (CG) sebagai aplikasi yang sensitif terhadap latensi. Beban kerja ini memberikan gambaran menyeluruh tentang kapabilitas masing-masing platform.
Penulis mengadopsi metodologi dua perspektif: penilaian kualitatif terhadap fitur dan fleksibilitas penerapan, diikuti evaluasi kinerja kuantitatif. Fase kualitatif mengkaji fitur yang didukung dan opsi penerapan OAI dan srsRAN. Fase kuantitatif mengukur:

Mengapa penting

Perspektif ganda—fitur kualitatif dan kinerja kuantitatif—mengungkap trade-off antara OAI dan srsRAN. Penilaian kualitatif menunjukkan perbedaan dalam fitur yang didukung dan fleksibilitas penerapan, yang dapat memengaruhi kesesuaian untuk kasus penggunaan tertentu seperti penerapan 5G privat atau testbed penelitian. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa kinerja bervariasi menurut pilihan SDR, konfigurasi RAN, dan jumlah UE. Untuk aplikasi yang sensitif terhadap latensi seperti Live Streaming dan Cloud Gaming, kedua platform menunjukkan perilaku yang berbeda, sementara uji laju data VoD memberikan wawasan tentang kapabilitas throughput. Temuan ini mengatasi kesenjangan dalam perbandingan menyeluruh dengan banyak variabel dan menawarkan panduan untuk memilih platform 5G RAN sumber terbuka berdasarkan kebutuhan aplikasi dan kendala penerapan. Penulis menekankan bahwa tidak ada satu platform yang mendominasi semua skenario; sebaliknya, pilihan bergantung pada kebutuhan QoS dan fleksibilitas yang spesifik.

Siapa yang sebaiknya membaca

Praktisi dan peneliti ilmu komputer

Membuka konten member…