Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholatโ€ฆ

Editorial Humaniora

Open AccessOA2023

Pengajaran filsafat mengubah pandangan tentang kontroversi moral dengan menurunkan ketergantungan pada intuisi

Sebuah studi di Cognition menemukan bahwa mengikuti mata kuliah filsafat moral mengubah pandangan moral dengan menurunkan ketergantungan pada intuisi, sementara deliberasi meningkatkan keyakinan alih-alih perubahan. Hal ini merekonsiliasi penjelasan deliberatif dan intuisionis tentang penilaian moral.
Kerem Oktar; Adam B. Lerner; Maya Malaviya; T. Lombrozoยท Cognitionยท 2023ยท DOI 10.1016/j.cognition.2023.105434

Masalah inti

Penilaian moral atas isu-isu kontroversial seperti aborsi atau makan daging dibentuk oleh berbagai faktor. Dua penjelasan teoretis yang bersaing menjelaskan bagaimana orang membentuk dan mengubah pandangan moral mereka: penjelasan deliberatif berpendapat bahwa penilaian moral dihasilkan dari penalaran dan deliberasi, sehingga alasan dan bukti menjadi pendorong utama perubahan; penjelasan intuisionis berpendapat bahwa penilaian moral terutama bersifat intuitif, dengan alasan berfungsi sebagai rasionalisasi post-hoc. Studi ini menguji prediksi tersebut dengan menyelidiki apakah paparan terhadap mata kuliah filsafat moral (dibandingkan mata kuliah kontrol) mengubah penilaian moral, dan jika ya, melalui mekanisme apa. Para penulis bertujuan merekonsiliasi penjelasan-penjelasan ini dengan menelaah peran deliberasi dan intuisi dalam perubahan moral.

Inovasi

Para peneliti melakukan studi dengan partisipan yang terdaftar dalam mata kuliah filsafat moral versus mata kuliah kontrol. Mereka mengukur penilaian moral atas berbagai isu kontroversial sebelum dan sesudah mata kuliah, serta menilai mekanisme perubahan dengan menelaah ketergantungan pada intuisi dan deliberasi. Studi ini kemungkinan menggunakan survei sebelum dan sesudah mata kuliah untuk menangkap perubahan pandangan moral dan proses yang mendasarinya. Rincian spesifik metodologi, seperti ukuran sampel dan pengukuran, tidak disediakan dalam konten mentah, tetapi desainnya memungkinkan pengujian apakah paparan terhadap filsafat moral memengaruhi penilaian moral dan apakah efek ini dimediasi oleh berkurangnya intuisi atau meningkatnya deliberasi.
Pendahuluan
Penilaian moral atas isu-isu kontroversial seperti aborsi atau makan daging dibentuk oleh berbagai faktor. Dua penjelasan teoretis yang bersaing menjelaskan bagaimana orang membentuk dan mengubah pandangan moral mereka: penjelasan deliberatif berpendapat bahwa penilaian moral dihasilkan dari penalaran dan deliberasi, sehingga alasan dan bukti menjadi pendorong utama perubahan; penjelasan intuisionis berpendapat bahwa penilaian moral terutama bersifat intuitif, dengan alasan berfungsi sebagai rasionalisasi post-hoc. Studi ini menguji prediksi tersebut dengan menyelidiki apakah paparan terhadap mata kuliah filsafat moral (dibandingkan mata kuliah kontrol) mengubah penilaian moral, dan jika ya, melalui mekanisme apa. Para penulis bertujuan merekonsiliasi penjelasan-penjelasan ini dengan menelaah peran deliberasi dan intuisi dalam perubahan moral.

Mengapa penting

Temuan ini menawarkan cara baru untuk merekonsiliasi penjelasan deliberatif dan intuisionis tentang psikologi moral. Paparan terhadap filsafat moral dapat mengubah pandangan moral, tetapi mekanisme utamanya adalah penurunan ketergantungan pada intuisi, bukan peningkatan deliberasi. Deliberasi tampaknya memperkuat keyakinan pada penilaian yang sudah ada alih-alih memicu perubahan. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan moral dapat efektif dengan membantu individu mengenali dan mengesampingkan respons intuitif mereka, sehingga memungkinkan penilaian moral yang lebih reflektif. Studi ini berimplikasi bagi pemahaman tentang perubahan moral dan peran pendidikan filsafat dalam membentuk sikap moral. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi generalisasi temuan ini dan aspek spesifik mata kuliah filsafat moral yang mendorong berkurangnya ketergantungan pada intuisi.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten memberโ€ฆ