Editorial Kedokteran & Kesehatan
Open AccessOA2024
Osteoarthritis Year in Review 2024: Epidemiologi dan Terapi
Digest year-in-review ini merangkum 44 studi berdampak tinggi tentang epidemiologi dan terapi osteoarthritis, mengungkap prevalensi yang meningkat, perbedaan spesifik jenis kelamin, dan hasil yang beragam untuk injeksi sel punca sekaligus menyoroti uji klinis OA tangan yang menjanjikan.
A. Courties; I. Kouki; N. Soliman; S. Mathieu; J. Sellamยท Osteoarthritis and Cartilageยท 2024ยท DOI 10.1016/j.joca.2024.07.014
Masalah inti
Osteoarthritis (OA) tetap menjadi penyebab utama disabilitas di seluruh dunia, dengan prevalensi yang meningkat dan secara tidak proporsional berdampak pada perempuan. "Year in Review" ini bertujuan menyaring penelitian klinis paling relevan yang diterbitkan antara Maret 2023 dan Maret 2024, dengan fokus pada epidemiologi dan terapi. Para penulis menyaring 6.539 studi dari MEDLINE, dan akhirnya memilih 44 studi yang membahas enam tema kunci: beban OA, pemicu dan lintasan nyeri, dampak jenis kelamin/gender, faktor risiko OA, serta terapi untuk OA tangan dan lutut. Tinjauan ini menegaskan kebutuhan mendesak akan strategi penatalaksanaan yang efektif seiring beban OA global yang terus meningkat.
Inovasi
Pencarian sistematis di MEDLINE dilakukan untuk artikel berbahasa Inggris yang melibatkan partisipan manusia dan diterbitkan dari 4 Maret 2023 hingga 31 Maret 2024. Lima penulis secara independen menyaring 6.539 studi berdasarkan kepentingan dan relevansi yang dipersepsikan untuk mengidentifikasi faktor risiko atau memajukan terapi OA. Sebanyak 157 studi dipertimbangkan untuk potensi inklusi, dan 44 di antaranya akhirnya dipilih. Seleksi memprioritaskan metodologi berkualitas tinggi, khususnya uji klinis terkontrol acak (RCT) yang berfokus pada OA tangan dan lutut. Analisis tematik mengelompokkan studi ke dalam enam domain terkait OA.
Pendahuluan
Osteoarthritis (OA) tetap menjadi penyebab utama disabilitas di seluruh dunia, dengan prevalensi yang meningkat dan secara tidak proporsional berdampak pada perempuan. "Year in Review" ini bertujuan menyaring penelitian klinis paling relevan yang diterbitkan antara Maret 2023 dan Maret 2024, dengan fokus pada epidemiologi dan terapi. Para penulis menyaring 6.539 studi dari MEDLINE, dan akhirnya memilih 44 studi yang membahas enam tema kunci: beban OA, pemicu dan lintasan nyeri, dampak jenis kelamin/gender, faktor risiko OA, serta terapi untuk OA tangan dan lutut. Tinjauan ini menegaskan kebutuhan mendesak akan strategi penatalaksanaan yang efektif seiring beban OA global yang terus meningkat.
Mengapa penting
Temuan-temuan ini secara kolektif menyoroti beban OA yang terus meningkat dan kompleksitas patofisiologinya. Hubungan dengan atopi mengarah pada potensi mekanisme yang dimediasi imun yang perlu diselidiki lebih lanjut. Disparitas jenis kelamin dalam risiko OA dan respons terapi menekankan kebutuhan akan pendekatan yang dipersonalisasi. Hasil yang beragam untuk injeksi sel punca pada OA lutut menuntut uji klinis yang lebih ketat dan terstandardisasi. Sebaliknya, uji klinis OA tangan memberikan fondasi untuk mengoptimalkan strategi terapi. Secara keseluruhan, tinjauan ini menginformasikan upaya yang sedang berjalan untuk meningkatkan penatalaksanaan dan memperbaiki luaran bagi individu dengan OA. Penelitian selanjutnya harus berfokus pada penjelasan mekanisme nyeri, klarifikasi perbedaan spesifik jenis kelamin, dan pengembangan terapi yang tertarget.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ