Editorial Kedokteran & Kesehatan
Open AccessOA2024
Nikotinamida ribosida untuk penyakit arteri perifer: uji klinis acak NICE
Pada orang dengan penyakit arteri perifer, suplementasi nikotinamida ribosida selama 6 bulan secara signifikan memperbaiki jarak berjalan 6 menit dibandingkan plasebo. Penambahan resveratrol tidak memberikan manfaat tambahan.
M. McDermott; Christopher R. Martens; Kathryn J. Domanchuk; Dongxue Zhang; Clara B. Peek; M. Criqui; L. Ferrucci; Philip Greenland; J. Guralnik; Karen J. Ho; Melina R. Kibbe; Kate Kosmac; Donald Lloyd-Jones; Charlotte A. Peterson; R. Sufit; Lu Tian; S. Wohlgemuth; Lihui Zhao; Pei Zhu; Christiaan Leeuwenburghยท Nature Communicationsยท 2024ยท DOI 10.1038/s41467-024-49092-5
Masalah inti
Penyakit arteri perifer (PAD) adalah kondisi umum yang ditandai oleh berkurangnya aliran darah ke tungkai, yang menyebabkan gangguan performa berjalan dan peningkatan stres oksidatif. Disfungsi mitokondria merupakan ciri utama pada PAD, dan NAD+ adalah kofaktor esensial untuk respirasi mitokondria. Nikotinamida ribosida (NR) adalah suplemen oral yang meningkatkan kadar NAD+ pada manusia. Uji ini menyelidiki apakah NR, sendiri atau dengan resveratrol, dapat memperbaiki jarak berjalan pada individu dengan PAD.
Inovasi
Uji NICE adalah studi acak, tersamar ganda, terkontrol plasebo yang melibatkan 90 peserta dengan PAD. Peserta ditugaskan menerima NR, NR plus resveratrol, atau plasebo selama 6 bulan. Luaran utama adalah perubahan jarak berjalan 6 menit pada tindak lanjut 6 bulan. Kepatuhan dipantau, dan analisis per-protokol dilakukan untuk mereka yang mengonsumsi setidaknya 75% pil penelitian. Uji ini terdaftar di ClinicalTrials.gov (NCT03743636).
Pendahuluan
Penyakit arteri perifer (PAD) adalah kondisi umum yang ditandai oleh berkurangnya aliran darah ke tungkai, yang menyebabkan gangguan performa berjalan dan peningkatan stres oksidatif. Disfungsi mitokondria merupakan ciri utama pada PAD, dan NAD+ adalah kofaktor esensial untuk respirasi mitokondria. Nikotinamida ribosida (NR) adalah suplemen oral yang meningkatkan kadar NAD+ pada manusia. Uji ini menyelidiki apakah NR, sendiri atau dengan resveratrol, dapat memperbaiki jarak berjalan pada individu dengan PAD.
Mengapa penting
Temuan ini menunjukkan bahwa suplementasi NR dapat secara bermakna memperbaiki performa berjalan pada PAD, kemungkinan melalui peningkatan fungsi mitokondria dan pengurangan stres oksidatif. Tidak adanya manfaat tambahan dari resveratrol menunjukkan bahwa NR saja mungkin sudah cukup. Besar efek, meskipun moderat, relevan secara klinis mengingat sifat progresif PAD. Batasan meliputi ukuran sampel yang kecil dan durasi yang singkat; uji yang lebih besar diperlukan untuk mengonfirmasi hasil ini dan menilai luaran jangka panjang. Studi ini mendukung penyelidikan lebih lanjut tentang prekursor NAD+ sebagai strategi terapeutik pada PAD.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ