Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholatโ€ฆ

Editorial Ilmu Komputer & AI

Open AccessOA2026

Masalah Surplus Parking Gathering pada Grid Tak Hingga

Algoritma terdistribusi deterministik untuk menjenuhkan node parkir dan mengumpulkan robot surplus
Animesh Maiti; Abhinav Chakraborty; Subhash Bhagatยท 2026ยท DOI 10.48550/arXiv.2607.05983

Masalah inti

Makalah ini memperkenalkan **Surplus Parking Gathering Problem** (

), tantangan koordinasi baru untuk robot pada grid tak hingga. Masalah ini melibatkan sekumpulan node parkir yang ditentukan, masing-masing dengan kapasitas yang telah ditetapkan, dan jumlah total robot yang melebihi total kapasitas parkir. Tujuannya adalah menjenuhkan setiap node parkir tepat pada kapasitasnya sambil mengumpulkan semua robot surplus pada satu node grid bersama yang tidak ditentukan sebelumnya. Robot-robot tersebut bersifat otonom, anonim, oblivious, identik, tanpa orientasi, dan homogen. Penulis mempertimbangkan model asinkron (\textsc{async}) dengan visibilitas global dan deteksi multiplisitas kuat global. Masalah ini memperluas masalah gathering dan parking klasik dengan memasukkan batasan kapasitas dan penanganan surplus. Makalah ini menetapkan kondisi yang diperlukan untuk solvabilitas dengan mengidentifikasi konfigurasi awal yang tidak mengizinkan algoritma terdistribusi deterministik. Untuk semua konfigurasi yang dapat diselesaikan, disajikan algoritma terdistribusi deterministik yang menyelesaikan masalah dalam waktu terbatas tanpa tabrakan. Algoritma berjalan dalam beberapa fa

Inovasi

Makalah ini menyajikan kondisi yang diperlukan untuk solvabilitas. Secara spesifik, konfigurasi di mana jumlah robot kurang dari total kapasitas, atau di mana node parkir tidak dapat dibedakan, mungkin tidak dapat diselesaikan. Penulis mengarakterisasi konfigurasi yang tidak dapat diselesaikan ini dan membuktikan bahwa tidak ada algoritma terdistribusi deterministik yang dapat menyelesaikan

untuk konfigurasi tersebut. Untuk semua konfigurasi lainnya, algoritma yang diusulkan berhasil menyelesaikan masalah. Algoritma berhenti dalam waktu terbatas, dan saat terminasi, setiap node parkir jenuh tepat pada kapasitasnya, dan semua robot surplus berkumpul pada node gathering yang unik. Kompleksitas perpindahan dibatasi di atas oleh dan di bawah oleh dalam kasus terburuk. Di sini, adalah jumlah robot, adalah jumlah node parkir, dan adalah total kapasitas. Algoritma menghindari tabrakan sepanjang eksekusinya. Penulis juga menunjukkan bahwa node gathering ditentukan secara unik oleh algoritma, memastikan konsistensi.

Makalah ini memperkenalkan **Surplus Parking Gathering Problem** (

), tantangan koordinasi baru untuk robot pada grid tak hingga. Masalah ini melibatkan sekumpulan node parkir yang ditentukan, masing-masing dengan kapasitas yang telah ditetapkan, dan jumlah total robot yang melebihi total kapasitas parkir. Tujuannya adalah menjenuhkan setiap node parkir tepat pada kapasitasnya sambil mengumpulkan semua robot surplus pada satu node grid bersama yang tidak ditentukan sebelumnya. Robot-robot tersebut bersifat otonom, anonim, oblivious, identik, tanpa orientasi, dan homogen. Penulis mempertimbangkan model asinkron (\textsc{async}) dengan visibilitas global dan deteksi multiplisitas kuat global. Masalah ini memperluas masalah gathering dan parking klasik dengan memasukkan batasan kapasitas dan penanganan surplus. Makalah ini menetapkan kondisi yang diperlukan untuk solvabilitas dengan mengidentifikasi konfigurasi awal yang tidak mengizinkan algoritma terdistribusi deterministik. Untuk semua konfigurasi yang dapat diselesaikan, disajikan algoritma terdistribusi deterministik yang menyelesaikan masalah dalam waktu terbatas tanpa tabrakan. Algoritma berjalan dalam beberapa fase dan memastikan bahwa saat terminasi, setiap node parkir jenuh dan semua robot surplus berkumpul pada node gathering yang ditentukan secara unik. Kompleksitas perpindahan dianalisis, menghasilkan batas atas dan batas bawah kasus terburuk , dengan adalah jumlah robot, adalah jumlah node parkir, dan adalah total kapasitas.

Penulis memodelkan sistem sebagai sekumpulan robot pada graf grid tak hingga. Robot beroperasi dalam siklus look-compute-move asinkron, dengan visibilitas global dan deteksi multiplisitas kuat. Node parkir adalah node grid tetap dengan kapasitas. Jumlah total robot melebihi jumlah kapasitas. Algoritma dirancang deterministik dan terdistribusi, tanpa pengenal robot. Pendekatan solusi melibatkan beberapa fase:

Mengapa penting

Masalah

menggeneralisasi masalah gathering dan parking klasik dengan memperkenalkan batasan kapasitas dan penanganan surplus. Model asinkron dengan visibilitas global dan deteksi multiplisitas kuat adalah asumsi umum dalam robotika terdistribusi. Sifat deterministik algoritma dan penghindaran tabrakan adalah kekuatan utamanya. Analisis kompleksitas perpindahan memberikan wawasan tentang efisiensi solusi. Batas atas menunjukkan bahwa algoritma berskala polinomial terhadap jumlah robot dan node parkir. Batas bawah menunjukkan bahwa algoritma apa pun harus melakukan setidaknya sejumlah perpindahan yang linear terhadap total kapasitas dan jumlah robot. Kesenjangan antara batas atas dan bawah menyisakan ruang untuk perbaikan. Karakterisasi konfigurasi yang tidak dapat diselesaikan dalam makalah ini penting untuk memahami batas koordinasi terdistribusi. Pekerjaan selanjutnya dapat mengeksplorasi model lain (misalnya, visibilitas terbatas) atau mengoptimalkan kompleksitas perpindahan. Masalah ini memiliki potensi aplikasi dalam robotika swarm, manajemen parkir, dan alokasi sumber daya terdistribusi.

Siapa yang sebaiknya membaca

Praktisi dan peneliti ilmu komputer

Membuka konten memberโ€ฆ