Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholatโ€ฆ

Editorial ilmu komputer

Open AccessOA2025

Memetakan Tren Penelitian dalam Experiential Learning dan Design Thinking untuk Pendidikan Guru Sains

Digest ini merangkum tinjauan sistematis dan analisis bibliometrik atas 237 publikasi terindeks Scopus (2020โ€“2025) tentang experiential learning dan design thinking dalam pendidikan guru sains. Kajian ini mengidentifikasi enam klaster tematik dan menyoroti literasi AI, inovasi digital, serta pertimbangan etis sebagai frontier penelitian utama.
S. Techakosit; Teerapop Rakngam; Jarumon Nookong; P. Wannapiroonยท International Journal of Instructionยท 2025ยท DOI 10.29333/iji.2025.18436a

Masalah inti

Integrasi Experiential Learning dan Design Thinking dalam pendidikan guru sains semakin mendapat perhatian seiring para pendidik berupaya mempersiapkan guru untuk kelas yang dinamis dan kaya teknologi. Penelitian ini menjawab kebutuhan untuk memetakan tren penelitian di domain tersebut, dengan memberikan gambaran menyeluruh atas luaran akademik dari 2020 hingga 2025. Dengan menggunakan tinjauan sistematis terpandu PRISMA dan analisis bibliometrik, para penulis bertujuan mengidentifikasi klaster tematik, perkembangan metodologis, dan pola kolaborasi. Penelitian ini dimotivasi oleh meningkatnya minat global terhadap literasi AI, pedagogi experiential, dan inovasi instruksional digital, serta berupaya menawarkan landasan konseptual untuk memajukan pendidikan guru sains yang diperkaya AI.

Inovasi

Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis terpandu PRISMA yang dikombinasikan dengan analisis bibliometrik. Sebanyak 237 publikasi terindeks Scopus dari 2020 hingga 2025 dianalisis. Pendekatan bibliometrik melibatkan pemetaan co-authorship, co-occurrence kata kunci, dan jaringan kutipan untuk mengidentifikasi klaster tematik dan pola kolaborasi. Sintesis kualitatif diintegrasikan dengan wawasan bibliometrik kuantitatif untuk memberikan pemahaman menyeluruh atas lanskap penelitian. Analisis difokuskan pada identifikasi perkembangan metodologis dan kolaborasi akademik dalam bidang pendidikan, ilmu komputer, dan teknik.
Pendahuluan
Integrasi Experiential Learning dan Design Thinking dalam pendidikan guru sains semakin mendapat perhatian seiring para pendidik berupaya mempersiapkan guru untuk kelas yang dinamis dan kaya teknologi. Penelitian ini menjawab kebutuhan untuk memetakan tren penelitian di domain tersebut, dengan memberikan gambaran menyeluruh atas luaran akademik dari 2020 hingga 2025. Dengan menggunakan tinjauan sistematis terpandu PRISMA dan analisis bibliometrik, para penulis bertujuan mengidentifikasi klaster tematik, perkembangan metodologis, dan pola kolaborasi. Penelitian ini dimotivasi oleh meningkatnya minat global terhadap literasi AI, pedagogi experiential, dan inovasi instruksional digital, serta berupaya menawarkan landasan konseptual untuk memajukan pendidikan guru sains yang diperkaya AI.

Mengapa penting

Hasil menunjukkan bahwa penelitian tentang experiential learning dan design thinking untuk pendidikan guru sains semakin interdisipliner, dengan kontribusi signifikan dari ilmu komputer dan teknik. Kemunculan etika AI dan kompetensi digital sebagai klaster tersendiri menegaskan meningkatnya pengakuan atas tantangan etis dalam pendidikan yang diperkaya teknologi. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi kebutuhan riset yang mendesak: pertimbangan etis, kesetaraan platform, dan validasi empiris masih kurang dieksplorasi. Temuan tematik menawarkan wawasan untuk merancang program penyiapan guru yang reflektif, inklusif, dan berbasis bukti. Penelitian mendatang harus menjawab kesenjangan tersebut untuk memastikan integrasi AI dan alat digital yang setara dan efektif dalam pendidikan sains.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten memberโ€ฆ