Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial Ekonomi & Bisnis

Open AccessOA2024

Memetakan Isu dalam Ekonomi Ketenagakerjaan: Perspektif Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Kebijakan

Studi ini memetakan literatur tentang ekonomi ketenagakerjaan dari perspektif Islam, mengidentifikasi tiga tema utama: aspek keagamaan/budaya, perilaku, dan sistemik. Studi ini menemukan bahwa penelitian masih terbatas dibandingkan dengan perbankan dan keuangan syariah, dengan sebagian besar literatur berfokus pada etika kerja Islam.
Mohd Nahar Mohd Arshad· Journal of King Abdulaziz University-Islamic Economics· 2024· DOI 10.4197/islec.37-1.2

Masalah inti

Studi ini bertujuan memetakan literatur tentang ekonomi ketenagakerjaan dari perspektif Islam untuk mengidentifikasi konsentrasi penelitian, kesenjangan dalam literatur, hambatan utama bagi pengembangan bidang ini, dan bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat memandu pembuatan kebijakan di area ini. Motivasi studi ini berasal dari pengamatan bahwa meskipun ekonomi Islam telah berkembang di bidang seperti perbankan dan keuangan, ekonomi ketenagakerjaan masih relatif kurang diteliti. Makalah ini melakukan survei literatur untuk mengategorikan penelitian yang ada dan menyoroti area yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut.

Inovasi

Studi ini menggunakan pendekatan survei literatur untuk memetakan isu-isu dalam ekonomi ketenagakerjaan dari perspektif Islam. Studi ini secara sistematis meninjau artikel-artikel yang diterbitkan dan mengidentifikasi tema utama, arah penelitian, dan kesenjangan. Analisis mengategorikan literatur ke dalam tiga tema utama: aspek keagamaan atau budaya, perilaku, dan sistemik. Pemetaan ini juga mengidentifikasi tiga arah utama penelitian: etika kerja Islam, pasar kerja Islam, dan kebijakan ketenagakerjaan Islam.
Pendahuluan
Studi ini bertujuan memetakan literatur tentang ekonomi ketenagakerjaan dari perspektif Islam untuk mengidentifikasi konsentrasi penelitian, kesenjangan dalam literatur, hambatan utama bagi pengembangan bidang ini, dan bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat memandu pembuatan kebijakan di area ini. Motivasi studi ini berasal dari pengamatan bahwa meskipun ekonomi Islam telah berkembang di bidang seperti perbankan dan keuangan, ekonomi ketenagakerjaan masih relatif kurang diteliti. Makalah ini melakukan survei literatur untuk mengategorikan penelitian yang ada dan menyoroti area yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut.

Mengapa penting

Temuan ini menunjukkan kesenjangan signifikan dalam literatur tentang ekonomi ketenagakerjaan Islam, khususnya dalam penelitian teoretis, empiris, dan berorientasi kebijakan. Konsentrasi pada etika kerja Islam menunjukkan fokus yang sempit, sementara area lain seperti pasar kerja dan kebijakan masih kurang berkembang. Tiga tema—keagamaan/budaya, perilaku, dan sistemik—menyediakan kerangka untuk memahami kompleksitas ekonomi ketenagakerjaan dari perspektif Islam. Peran budaya dalam menafsirkan teks-teks keagamaan menyoroti perlunya analisis kontekstual. Aspek perilaku menekankan pentingnya etika dan moralitas dalam membentuk hasil ketenagakerjaan, yang merupakan kontribusi khas ekonomi Islam. Aspek sistemik menunjukkan isu-isu struktural seperti kemiskinan dan pengangguran yang memerlukan intervensi kebijakan yang berlandaskan prinsip-prinsip Islam. Untuk memajukan bidang ini, peneliti harus memperluas fokus mereka untuk mencakup studi empiris, analisis kebijakan, dan penelitian komparatif. Pembuat kebijakan dapat memanfaatkan prinsip-prinsip Islam untuk merancang kebijakan ketenagakerjaan yang mendorong keadilan, kesetaraan, dan kesejahteraan. Penelitian selanjutnya juga harus mengeksplorasi keterkaitan antara ketiga tema tersebut dan mengembangkan kerangka kerja yang terintegrasi.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten member…