Editorial Ekonomi & Bisnis
Open AccessOA2022
Mempermudah dan Meningkatkan Motivasi Pemantauan Kemajuan: Mengembangkan Aplikasi Pengumpulan Data Klien dengan Memadukan User-Centered Design dan Wawasan Behavioral Economics
Penelitian ini mengembangkan Footsteps, aplikasi berbasis ponsel yang memadukan user-centered design dan behavioral economics untuk mengatasi hambatan pengumpulan data di kalangan pendamping satu-ke-satu yang bekerja dengan anak dengan autisme. Melalui pengujian iteratif, aplikasi ini meraih penilaian kegunaan yang tinggi, dengan 90% partisipan menilainya baik atau sangat baik, sehingga mendukung pengembangan lanjutan dan pengujian uji klinis.
H. Nuske; Jacqueline Buck; B. Ramesh; Emily M. Becker-Haimes; Kelly Zentgraf; D. Mandellยท The social scienceยท 2022ยท DOI 10.3390/socsci11030106
Masalah inti
Pengumpulan data merupakan komponen penting dalam intervensi perilaku berbasis bukti untuk anak dengan autisme. Namun, banyak pendamping satu-ke-satu (staf pendukung perilaku) tidak mengumpulkan data kuantitatif secara sistematis yang diperlukan untuk pemantauan kemajuan klien sesuai praktik terbaik. Metode pena dan kertas tradisional sangat memakan tenaga, dan sifat kerja satu-ke-satu yang soliter membatasi kesempatan memperoleh umpan balik supervisor secara tepat waktu, sehingga berpotensi menurunkan motivasi untuk mengumpulkan data. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penulis memadukan prinsip behavioral economics dan user-centered design untuk mengembangkan aplikasi berbasis ponsel bernama Footsteps.
Inovasi
Proses pengembangan melibatkan dua fase utama: penilaian kebutuhan dan pengujian prototipe secara iteratif. Pertama, wawancara semi-terstruktur dilakukan dengan sembilan pendamping satu-ke-satu yang bekerja dengan anak dengan autisme dan tujuh supervisor untuk menghimpun ide pengembangan aplikasi. Berdasarkan masukan tersebut, prototipe aplikasi Footsteps dikembangkan. Prototipe kemudian diuji dengan 10 pendamping satu-ke-satu dan supervisor melalui tiga siklus pengujian. Pada setiap siklus, pendamping satu-ke-satu menilai kegunaan aplikasi. Partisipan memberikan 76 saran perbaikan yang berbeda, yang dikategorikan menjadi: 29 fitur aplikasi baru (misalnya, pengatur waktu perilaku), 20 modifikasi fitur (misalnya, opsi input numerik untuk frekuensi perilaku), empat modifikasi alur (misalnya, menghapus formulir yang redundan), dan 23 saran di luar cakupan.
Pendahuluan
Pengumpulan data merupakan komponen penting dalam intervensi perilaku berbasis bukti untuk anak dengan autisme. Namun, banyak pendamping satu-ke-satu (staf pendukung perilaku) tidak mengumpulkan data kuantitatif secara sistematis yang diperlukan untuk pemantauan kemajuan klien sesuai praktik terbaik. Metode pena dan kertas tradisional sangat memakan tenaga, dan sifat kerja satu-ke-satu yang soliter membatasi kesempatan memperoleh umpan balik supervisor secara tepat waktu, sehingga berpotensi menurunkan motivasi untuk mengumpulkan data. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penulis memadukan prinsip behavioral economics dan user-centered design untuk mengembangkan aplikasi berbasis ponsel bernama Footsteps.
Mengapa penting
Hasil ini mendukung pengembangan lanjutan aplikasi Footsteps dan potensinya untuk meningkatkan praktik pengumpulan data di kalangan pendamping satu-ke-satu. Dengan memadukan prinsip behavioral economics, seperti mengurangi hambatan dan memberikan umpan balik tepat waktu, serta melalui user-centered design, aplikasi ini mengatasi hambatan utama dalam pengumpulan data yang sistematis. Penilaian kegunaan yang positif menunjukkan bahwa Footsteps adalah alat yang menjanjikan untuk meningkatkan pemantauan kemajuan anak dengan autisme. Penelitian selanjutnya perlu menguji dampak aplikasi ini dalam uji klinis untuk menentukan efektivitasnya di lingkungan dunia nyata.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ