Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial Kedokteran & Kesehatan

Open AccessOA2025

Kanker Paru—Epidemiologi, Patogenesis, Pengobatan dan Aspek Molekuler (Tinjauan Pustaka)

Kanker paru tetap menjadi penyebab utama kematian terkait kanker di seluruh dunia, dengan merokok sebagai faktor risiko utama. Penemuan molekuler terbaru telah menghasilkan terapi bertarget untuk adenokarsinoma, yang menawarkan prognosis lebih baik.
Beata Smolarz; Honorata Łukasiewicz; D. Samulak; Ewa Piekarska; Radosław Kołaciński; H. Romanowicz· International Journal of Molecular Sciences· 2025· DOI 10.3390/ijms26052049

Masalah inti

Kanker paru adalah salah satu kanker ganas yang paling umum di sebagian besar negara dan merupakan penyebab utama kematian di antara penyakit kanker di seluruh dunia. Meskipun kemajuan terus terjadi dalam diagnosis dan terapi, tingkat kelangsungan hidup pasien yang didiagnosis kanker paru tetap tidak memuaskan. Berbagai penelitian epidemiologi dan eksperimental yang dilakukan sejak tahun 1970-an menegaskan bahwa faktor risiko terpenting untuk perkembangan kanker paru adalah merokok jangka panjang, yang masih berlaku hingga saat ini. Dalam makalah ini, penulis menyajikan data terbaru tentang epidemiologi, patogenesis, pengobatan, dan aspek molekuler kanker ini.

Inovasi

Ini adalah tinjauan pustaka. Penulis menyintesis temuan dari berbagai penelitian epidemiologi dan eksperimental, serta penelitian molekuler terbaru, untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kanker paru. Tinjauan ini mencakup epidemiologi, patogenesis, pengobatan, dan aspek molekuler, dengan fokus pada terapi bertarget untuk adenokarsinoma.
Pendahuluan
Kanker paru adalah salah satu kanker ganas yang paling umum di sebagian besar negara dan merupakan penyebab utama kematian di antara penyakit kanker di seluruh dunia. Meskipun kemajuan terus terjadi dalam diagnosis dan terapi, tingkat kelangsungan hidup pasien yang didiagnosis kanker paru tetap tidak memuaskan. Berbagai penelitian epidemiologi dan eksperimental yang dilakukan sejak tahun 1970-an menegaskan bahwa faktor risiko terpenting untuk perkembangan kanker paru adalah merokok jangka panjang, yang masih berlaku hingga saat ini. Dalam makalah ini, penulis menyajikan data terbaru tentang epidemiologi, patogenesis, pengobatan, dan aspek molekuler kanker ini.

Mengapa penting

Penemuan perubahan molekuler telah menghasilkan pengembangan terapi bertarget, khususnya untuk adenokarsinoma. Inhibitor tirosin kinase yang menargetkan mutasi EGFR dan translokasi ALK dan ROS1 telah disetujui untuk adenokarsinoma stadium lanjut, meningkatkan hasil pasien. Namun, untuk karsinoma sel skuamosa, mutasi ini belum dievaluasi dalam praktik klinis. Penelitian yang sedang berlangsung tentang target potensial seperti ROS, MET, FGFR, DDR-2, dan RET menjanjikan terapi di masa depan. Kemajuan terus-menerus dalam metode diagnostik dan terapeutik menimbulkan harapan akan prognosis yang lebih baik pada pasien kanker paru.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten member…