Editorial ilmu komputer
Open AccessOA2025
IOP Conference Series: Earth and Environmental Science: Prakata
Prakata ini memperkenalkan prosiding Konferensi Internasional ke-2 tentang Agroekologi Berkelanjutan dan Sistem Pertanian (2nd ICoSAFS), yang digelar 12-13 Juni 2024 di Bogor, Indonesia, dengan fokus pada padi dan tanaman karbohidrat lainnya. Dokumen ini menguraikan penyelenggaraan acara, proses peer-review, dan para kontributor utama.
ยท IOP Conference Series: Earth and Environmentยท 2025ยท DOI 10.1088/1755-1315/1528/1/011001
Masalah inti
Konferensi Internasional ke-2 tentang Agroekologi Berkelanjutan dan Sistem Pertanian (2nd ICoSAFS) diselenggarakan untuk menjawab tantangan kritis dalam pertanian berkelanjutan, dengan penekanan khusus pada padi dan tanaman karbohidrat lainnya. Diselenggarakan oleh Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB University, bersama Rice Researcher Cluster, IPB University, IPB Circular Economic Cluster-COI-NEXT TUAT, dan International South-east Asia Agricultural Scientist (ISSAAS) Indonesian Chapter, konferensi ini berlangsung pada 12-13 Juni 2024 di Bogor, Indonesia. Pertemuan ini mempertemukan para peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dan memajukan praktik berkelanjutan dalam agroekologi dan sistem pertanian.
Inovasi
Prosiding konferensi ini disusun melalui proses peer-review yang ketat. Komite editor dan reviewer mengevaluasi manuskrip yang dikirimkan untuk memastikan kualitas ilmiah dan relevansinya dengan tema konferensi. Proses review, yang dirinci dalam prakata, mengikuti praktik akademik standar untuk menjaga integritas dan keunggulan. Acara itu sendiri dirancang untuk memfasilitasi presentasi, diskusi, dan jejaring, dengan sesi-sesi khusus untuk padi dan tanaman karbohidrat lainnya, sistem pertanian berkelanjutan, dan pendekatan ekonomi sirkular dalam pertanian.
Pendahuluan
Konferensi Internasional ke-2 tentang Agroekologi Berkelanjutan dan Sistem Pertanian (2nd ICoSAFS) diselenggarakan untuk menjawab tantangan kritis dalam pertanian berkelanjutan, dengan penekanan khusus pada padi dan tanaman karbohidrat lainnya. Diselenggarakan oleh Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB University, bersama Rice Researcher Cluster, IPB University, IPB Circular Economic Cluster-COI-NEXT TUAT, dan International South-east Asia Agricultural Scientist (ISSAAS) Indonesian Chapter, konferensi ini berlangsung pada 12-13 Juni 2024 di Bogor, Indonesia. Pertemuan ini mempertemukan para peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dan memajukan praktik berkelanjutan dalam agroekologi dan sistem pertanian.
Mengapa penting
2nd ICoSAFS menegaskan pentingnya pendekatan interdisipliner untuk pertanian berkelanjutan. Dengan berfokus pada padi dan tanaman karbohidrat lainnya, konferensi ini menjawab tantangan ketahanan pangan dan kebutuhan akan sistem pertanian yang tangguh. Keterlibatan berbagai penyelenggara, termasuk IPB University dan ISSAAS, menunjukkan upaya kolaboratif untuk menjembatani penelitian dan praktik. Proses peer-review memastikan bahwa penelitian yang diterbitkan memenuhi standar tinggi, memberikan pengetahuan berharga bagi bidang ini. Ke depan, wawasan yang dibagikan pada konferensi ini dapat menginformasikan kebijakan dan praktik yang mendorong keberlanjutan agroekologi dan model ekonomi sirkular dalam pertanian.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ