Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial Ilmu Sosial

Open AccessOA2025

Relasi Keluarga Antargenerasi di Tiongkok Era Reformasi: Latar Belakang dan Konteks

Artikel utama ini menyediakan kerangka historis dan konseptual untuk memahami struktur keluarga Tiongkok, menjelaskan bagaimana relasi antargenerasi muncul akibat kesejahteraan negara yang belum berkembang, fertilitas rendah, dan partisipasi angkatan kerja perempuan yang tinggi.
Jack Barbalet· Sociology Review· 2025· DOI 10.1177/00380261251347725

Masalah inti

Artikel ini memperkenalkan buku *Obligated to Care: Intergenerational Family Relations in Contemporary China*, menyoroti penggambarannya yang kompleks tentang variasi keluarga di Tiongkok masa kini. Artikel ini menekankan kontribusi buku tersebut dalam menginternasionalkan sosiologi dan memperluas analisis ilmu sosial melalui beragam metodologi dan konseptualisasi. Artikel utama ini bertujuan menyediakan kerangka historis dan konseptual untuk memahami struktur keluarga Tiongkok, menjadi dasar bagi lima tema terpisah yang dieksplorasi dalam buku: gerhana tradisi dalam struktur dan relasi keluarga, kontribusi kakek-nenek terhadap migrasi tenaga kerja keluarga, pengqueeran relasi keluarga antargenerasi, konsekuensi positif dan negatif kehidupan keluarga terhadap anak-anak, serta dampak modal sosial keluarga terhadap penyediaan perawatan antargenerasi.

Inovasi

Artikel ini menggunakan pendekatan historis dan konseptual untuk menganalisis struktur keluarga Tiongkok. Artikel ini menyintesiskan literatur dan perspektif teoretis yang ada untuk menjelaskan bagaimana relasi antargenerasi yang khas di Tiongkok sebagian besar dihasilkan dari penyediaan kesejahteraan negara yang belum berkembang, fertilitas rendah, dan partisipasi angkatan kerja perempuan yang tinggi. Analisis ini juga mempertimbangkan bagaimana perbedaan dalam struktur keluarga dan relasi perawatan muncul dari variasi pembentukan rumah tangga dan ketimpangan kelas properti. Kerangka metodologis ini memungkinkan pemahaman yang bernuansa tentang kompleksitas dalam keluarga Tiongkok kontemporer.
Pendahuluan
Artikel ini memperkenalkan buku *Obligated to Care: Intergenerational Family Relations in Contemporary China*, menyoroti penggambarannya yang kompleks tentang variasi keluarga di Tiongkok masa kini. Artikel ini menekankan kontribusi buku tersebut dalam menginternasionalkan sosiologi dan memperluas analisis ilmu sosial melalui beragam metodologi dan konseptualisasi. Artikel utama ini bertujuan menyediakan kerangka historis dan konseptual untuk memahami struktur keluarga Tiongkok, menjadi dasar bagi lima tema terpisah yang dieksplorasi dalam buku: gerhana tradisi dalam struktur dan relasi keluarga, kontribusi kakek-nenek terhadap migrasi tenaga kerja keluarga, pengqueeran relasi keluarga antargenerasi, konsekuensi positif dan negatif kehidupan keluarga terhadap anak-anak, serta dampak modal sosial keluarga terhadap penyediaan perawatan antargenerasi.

Mengapa penting

Artikel ini membahas implikasi temuan tersebut untuk memahami keluarga Tiongkok. Artikel ini berargumen bahwa lima tema yang dieksplorasi dalam buku—gerhana tradisi, kontribusi kakek-nenek terhadap migrasi tenaga kerja, pengqueeran relasi antargenerasi, konsekuensi kehidupan keluarga terhadap anak-anak, dan modal sosial keluarga—semuanya saling terkait dengan kondisi struktural yang lebih luas. Artikel utama ini menyerukan penelitian lebih lanjut yang menginternasionalkan sosiologi dengan memasukkan konteks non-Barat dan beragam metodologi. Artikel ini juga menyoroti perlunya kebijakan yang mendukung keluarga dalam menghadapi kesejahteraan negara yang terbatas, seperti penyediaan penitipan anak dan perawatan lansia, untuk mengurangi ketimpangan dan mendukung perawatan antargenerasi.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten member…