Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholat…

Editorial Pendidikan

Open AccessOA2025

Pelacakan Mata dalam Penelitian Pendidikan Sains: Tinjauan Literatur Komprehensif

Tinjauan sistematis ini menyintesis temuan dari 170 studi pelacakan mata dalam pendidikan sains, menyoroti tema penelitian utama, batasan metodologis, dan pengaruh keahlian pembelajar terhadap pemrosesan visual. Tinjauan ini menyerukan populasi yang lebih beragam dan pendekatan meta-analitis untuk memajukan desain instruksional berbasis bukti.
M. Tóthová; M. Rusek· Science Education· 2025· DOI 10.1007/s11191-025-00644-1

Masalah inti

Teknologi pelacakan mata telah menjadi alat yang ampuh dalam penelitian pendidikan sains, menawarkan wawasan terperinci tentang perhatian visual, pemrosesan kognitif, dan keterlibatan pembelajar dengan stimulus visual yang kompleks. Tinjauan sistematis ini menyintesis temuan dari 170 studi yang diterbitkan dalam jurnal terindeks Web of Science, yang dipilih dari kumpulan awal 525 artikel. Tinjauan ini bertujuan memetakan lanskap penelitian pelacakan mata dalam pendidikan sains, mengidentifikasi tema utama, dan menyoroti tantangan metodologis. Dengan menelaah bagaimana pembelajar memproses representasi ilmiah, tinjauan ini memberikan fondasi bagi inovasi pedagogis berbasis bukti.

Inovasi

Para penulis melakukan tinjauan sistematis atas studi pelacakan mata dalam pendidikan sains. Dari kumpulan awal 525 artikel, 170 studi memenuhi kriteria inklusi, semuanya diterbitkan dalam jurnal terindeks Web of Science. Tinjauan ini menganalisis karakteristik studi, termasuk distribusi geografis, demografi partisipan, ukuran sampel, dan tema penelitian. Metrik pelacakan mata seperti durasi fiksasi, waktu tinggal, dan pola transisi diperiksa untuk memahami perhatian dan beban kognitif. Ukuran sampel median adalah 36 partisipan. Analisis berfokus pada identifikasi pola lintas studi dan sintesis temuan tentang pemrosesan visual dalam pembelajaran sains.
Pendahuluan
Teknologi pelacakan mata telah menjadi alat yang ampuh dalam penelitian pendidikan sains, menawarkan wawasan terperinci tentang perhatian visual, pemrosesan kognitif, dan keterlibatan pembelajar dengan stimulus visual yang kompleks. Tinjauan sistematis ini menyintesis temuan dari 170 studi yang diterbitkan dalam jurnal terindeks Web of Science, yang dipilih dari kumpulan awal 525 artikel. Tinjauan ini bertujuan memetakan lanskap penelitian pelacakan mata dalam pendidikan sains, mengidentifikasi tema utama, dan menyoroti tantangan metodologis. Dengan menelaah bagaimana pembelajar memproses representasi ilmiah, tinjauan ini memberikan fondasi bagi inovasi pedagogis berbasis bukti.

Mengapa penting

Tinjauan ini menyoroti pengaruh kritis terhadap pemrosesan visual dalam pendidikan sains. Pembelajar pemula cenderung terlibat secara dangkal, sering berpindah antarrepresentasi dan kesulitan mengintegrasikan informasi visual dan tekstual, sementara ahli memproses informasi secara lebih mendalam dan efisien. Intervensi instruksional dapat secara signifikan meningkatkan pemahaman dan kinerja. Namun, tantangan tetap ada, termasuk ketidakkonsistenan metodologis, ukuran sampel yang kecil, dan faktor yang kurang dieksplorasi seperti respons emosional dan regulasi diri. Para penulis menekankan perlunya penelitian lebih lanjut menggunakan pendekatan meta-analitis, menjangkau populasi pembelajar yang beragam, dan mengeksplorasi lingkungan pembelajaran kompleks dengan teknologi pelacakan mata. Dengan menawarkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk desain instruksional dan strategi pembelajaran visual, tinjauan ini memajukan pemahaman tentang bagaimana stimulus visual membentuk pembelajaran dalam pendidikan sains dan membuka jalan bagi inovasi pedagogis berbasis bukti.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten member…