Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholatโ€ฆ

Editorial ilmu komputer

Open AccessOA2025

Tragisme eksistensial migran dalam narasi Fyodor Stepun

Artikel ini meneliti warisan filosofis Fyodor Stepun, filsuf religius dan sosiolog Rusia, yang dalam narasinya merefleksikan pengalaman migrasi satu generasi. Penulis menganalisis penyebab krisis eksistensial migran dan faktor-faktor yang menentukan perilaku mereka dalam perjuangan mempertahankan identitas nasional di dunia asing.
I. Smirnovยท Studia Rossica Posnaniensiaยท 2025ยท DOI 10.14746/strp.2025.50.2.7

Masalah inti

Para peneliti kontemporer, ketika menganalisis paradigma proses migrasi global, memperhatikan warisan kreatif Fyodor Stepun โ€” perwakilan emigrasi budaya Rusia, filsuf religius, sosiolog, dan penulis esai, yang dalam narasinya merefleksikan pengalaman migrasi satu generasi. Relevansi penelitian filosofis Stepun disebabkan oleh analisisnya tentang krisis eksistensial manusia yang bermigrasi, yang selaras dengan realitas hari ini. Konfigurasi pemikiran Stepun dari disiplin yang berdekatan dengan filsafat โ€” ilmu politik, antropologi, sosiologi, dan psikologi โ€” terjalin secara kokoh dalam karya sastranya, yang konsepnya memperkuat platform keyakinan historiosofis. Dalam kerangka artikel ini, penulis mengedepankan analisis filosofis tentang penyebab krisis eksistensial migran, serta faktor-faktor substantif yang memprediksi perilaku migran dalam perjuangan mempertahankan identitas nasional di dunia asing.

Inovasi

Landasan metodologis penelitian ini bertumpu pada analisis filosofis narasi Fyodor Stepun, yang mengintegrasikan pendekatan ilmu politik, antropologi, sosiologi, dan psikologi. Penulis menerapkan pendekatan interdisipliner untuk mengungkap aspek eksistensial pengalaman migrasi yang tercermin dalam karya sastra dan filosofis Stepun. Perhatian utama diberikan pada interpretasi teks-teks Stepun sebagai sumber gagasan historiosofis dan pemahaman krisis identitas. Analisis diarahkan untuk mengungkap penyebab krisis eksistensial dan faktor-faktor yang menentukan perilaku migran dalam kondisi lingkungan budaya yang asing.
Pendahuluan
Para peneliti kontemporer, ketika menganalisis paradigma proses migrasi global, memperhatikan warisan kreatif Fyodor Stepun โ€” perwakilan emigrasi budaya Rusia, filsuf religius, sosiolog, dan penulis esai, yang dalam narasinya merefleksikan pengalaman migrasi satu generasi. Relevansi penelitian filosofis Stepun disebabkan oleh analisisnya tentang krisis eksistensial manusia yang bermigrasi, yang selaras dengan realitas hari ini. Konfigurasi pemikiran Stepun dari disiplin yang berdekatan dengan filsafat โ€” ilmu politik, antropologi, sosiologi, dan psikologi โ€” terjalin secara kokoh dalam karya sastranya, yang konsepnya memperkuat platform keyakinan historiosofis. Dalam kerangka artikel ini, penulis mengedepankan analisis filosofis tentang penyebab krisis eksistensial migran, serta faktor-faktor substantif yang memprediksi perilaku migran dalam perjuangan mempertahankan identitas nasional di dunia asing.

Mengapa penting

Dalam pembahasan ditekankan bahwa warisan filosofis Stepun memberikan landasan berharga untuk memahami tantangan migrasi kontemporer. Gagasannya tentang tragisme eksistensial migran selaras dengan penelitian identitas dan adaptasi saat ini. Pendekatan interdisipliner Stepun, yang menyatukan filsafat, sosiologi, ilmu politik, dan psikologi, memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang penyebab krisis dan prediksi perilaku migran. Penulis menyimpulkan bahwa narasi Stepun tidak hanya merefleksikan pengalaman historis emigrasi Rusia, tetapi juga menawarkan kerangka konseptual untuk analisis proses migrasi kontemporer, dengan menekankan pentingnya mempertahankan identitas nasional di dunia yang mengglobal.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten memberโ€ฆ