Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholatโ€ฆ

Editorial ilmu komputer

Open AccessOA2022

Etiologi, Epidemiologi, dan Disparitas Beban Ulkus Kaki Diabetik

Ulkus kaki diabetik adalah penyebab utama morbiditas yang dapat dicegah, dengan insidensi yang meningkat dan disparitas yang melebar. Tinjauan ini merangkum bukti terkini tentang epidemiologi, pencegahan, dan luaran.
K. McDermott; Michael Fang; A. Boulton; E. Selvin; C. Hicksยท Diabetes Careยท 2022ยท DOI 10.2337/dci22-0043

Masalah inti

Ulkus kaki diabetik (DFU) merupakan tantangan kesehatan publik yang signifikan dan terus berkembang, terutama pada orang dewasa dengan diabetes. Ulkus ini adalah penyebab utama morbiditas yang dapat dicegah, sering kali berujung pada konsekuensi berat seperti penurunan fungsi, infeksi, hospitalisasi, amputasi ekstremitas bawah, dan kematian. Risiko seumur hidup untuk mengalami ulkus kaki diperkirakan antara 19% dan 34%, dan risiko ini meningkat akibat bertambahnya usia harapan hidup serta kompleksitas medis pada penyandang diabetes. Meskipun ada kemajuan dalam perawatan, DFU tetap menjadi komplikasi yang umum dan sangat morbid, dengan tingkat rekurensi 65% pada 3-5 tahun, insidensi amputasi ekstremitas bawah seumur hidup 20%, dan tingkat mortalitas 5 tahun 50-70%. Data terbaru menunjukkan bahwa insidensi amputasi telah meningkat hingga 50% di beberapa wilayah, terutama pada populasi muda serta ras dan etnis minoritas, membalikkan penurunan sebelumnya. Tinjauan ini bertujuan mendeskripsikan epidemiologi, presentasi, dan sekuele DFU, merangkum rekomendasi berbasis bukti untuk skrining dan pencegahan, serta menyoroti disparitas dalam perawatan dan luaran.

Inovasi

Penelitian ini adalah tinjauan komprehensif atas literatur yang ada tentang ulkus kaki diabetik. Penulis menyintesis data dari studi epidemiologi, uji klinis, dan pedoman untuk memberikan gambaran tentang beban, faktor risiko, dan manajemen DFU. Tinjauan berfokus pada etiologi, termasuk jalur menuju ulserasi yang melibatkan hilangnya sensasi, iskemia, dan trauma minor, serta komplikasi tahap lanjut seperti amputasi dan mortalitas. Metodologi mencakup analisis rekomendasi berbasis bukti terkini untuk skrining dan pencegahan, serta pemeriksaan disparitas dalam perawatan dan luaran. Penulis juga membahas implikasi untuk ekuitas dalam perawatan diabetes dan kebutuhan akan pendekatan multidisiplin untuk mengurangi morbiditas dan disparitas yang terkait dengan DFU.
Pendahuluan
Ulkus kaki diabetik (DFU) merupakan tantangan kesehatan publik yang signifikan dan terus berkembang, terutama pada orang dewasa dengan diabetes. Ulkus ini adalah penyebab utama morbiditas yang dapat dicegah, sering kali berujung pada konsekuensi berat seperti penurunan fungsi, infeksi, hospitalisasi, amputasi ekstremitas bawah, dan kematian. Risiko seumur hidup untuk mengalami ulkus kaki diperkirakan antara 19% dan 34%, dan risiko ini meningkat akibat bertambahnya usia harapan hidup serta kompleksitas medis pada penyandang diabetes. Meskipun ada kemajuan dalam perawatan, DFU tetap menjadi komplikasi yang umum dan sangat morbid, dengan tingkat rekurensi 65% pada 3-5 tahun, insidensi amputasi ekstremitas bawah seumur hidup 20%, dan tingkat mortalitas 5 tahun 50-70%. Data terbaru menunjukkan bahwa insidensi amputasi telah meningkat hingga 50% di beberapa wilayah, terutama pada populasi muda serta ras dan etnis minoritas, membalikkan penurunan sebelumnya. Tinjauan ini bertujuan mendeskripsikan epidemiologi, presentasi, dan sekuele DFU, merangkum rekomendasi berbasis bukti untuk skrining dan pencegahan, serta menyoroti disparitas dalam perawatan dan luaran.

Mengapa penting

Analisis menegaskan bahwa DFU adalah sumber utama morbiditas yang dapat dicegah pada orang dewasa dengan diabetes, dengan tingkat rekurensi, amputasi, dan mortalitas yang tinggi. Meningkatnya insidensi amputasi, terutama pada populasi rentan, menunjukkan kesenjangan perawatan yang menetap dan disparitas yang melebar. Penulis menekankan bahwa pendekatan saat ini untuk manajemen DFU tidak memadai, terbukti dari tidak adanya penurunan tingkat amputasi yang konsisten. Pembahasan mengarah pada kebutuhan akan strategi pencegahan dan deteksi dini yang lebih baik, termasuk perawatan multidisiplin yang dipandu pedoman. Disparitas dalam perawatan dan luaran menjadi perhatian kritis, dengan implikasi bagi ekuitas dalam perawatan diabetes. Tinjauan ini menyerukan intervensi yang ditargetkan untuk mengatasi disparitas ini dan mengurangi beban DFU. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan komprehensif yang berpusat pada pasien sangat penting untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas yang terkait dengan DFU.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten memberโ€ฆ