Editorial ilmu komputer
Open AccessOA2022
Epidemiologi penyakit ginjal kronis: pembaruan 2022
Penyakit ginjal kronis menyerang lebih dari 800 juta orang di seluruh dunia, dengan mortalitas yang meningkat dan beban yang tidak proporsional di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah. Digest ini merangkum pembaruan 2022 tentang epidemiologinya.
C. Kovesdyยท Kidney international. Supplementยท 2022ยท DOI 10.1016/j.kisu.2021.11.003
Masalah inti
Penyakit ginjal kronis (PGK) adalah kondisi progresif yang menyerang lebih dari 10% populasi umum di seluruh dunia, yang berjumlah lebih dari 800 juta individu. Prevalensinya lebih tinggi pada individu lanjut usia, perempuan, kelompok ras minoritas, dan mereka yang menderita diabetes melitus atau hipertensi. PGK merupakan beban yang sangat besar di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah, yang paling tidak siap menghadapi konsekuensinya. Penyakit ini telah muncul sebagai salah satu penyebab utama mortalitas di seluruh dunia dan merupakan salah satu dari sedikit penyakit tidak menular yang menunjukkan peningkatan kematian terkait selama dua dekade terakhir. Tingginya jumlah individu yang terkena dan dampak merugikan yang signifikan dari PGK harus mendorong upaya yang lebih baik untuk pencegahan dan pengobatan.
Inovasi
Pembaruan ini didasarkan pada tinjauan data epidemiologi dari survei kesehatan global, studi kohort, dan registri. Penulis mensintesis estimasi prevalensi, tren mortalitas, dan distribusi faktor risiko dari literatur yang dipublikasikan dan basis data internasional. Analisis difokuskan pada pola global dan regional, dengan perhatian khusus pada disparitas berdasarkan usia, jenis kelamin, ras, dan status sosial ekonomi. Metodologi ini melibatkan penilaian komprehensif terhadap beban PGK, termasuk kaitannya dengan diabetes dan hipertensi, serta dampaknya terhadap mortalitas. Tidak ada data primer baru yang dikumpulkan; temuan ini mengandalkan bukti yang ada hingga 2022.
Pendahuluan
Penyakit ginjal kronis (PGK) adalah kondisi progresif yang menyerang lebih dari 10% populasi umum di seluruh dunia, yang berjumlah lebih dari 800 juta individu. Prevalensinya lebih tinggi pada individu lanjut usia, perempuan, kelompok ras minoritas, dan mereka yang menderita diabetes melitus atau hipertensi. PGK merupakan beban yang sangat besar di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah, yang paling tidak siap menghadapi konsekuensinya. Penyakit ini telah muncul sebagai salah satu penyebab utama mortalitas di seluruh dunia dan merupakan salah satu dari sedikit penyakit tidak menular yang menunjukkan peningkatan kematian terkait selama dua dekade terakhir. Tingginya jumlah individu yang terkena dan dampak merugikan yang signifikan dari PGK harus mendorong upaya yang lebih baik untuk pencegahan dan pengobatan.
Mengapa penting
Temuan ini menggarisbawahi tantangan global PGK yang terus berkembang. Prevalensi yang tinggi dan mortalitas yang meningkat mencerminkan kesenjangan dalam pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan, terutama di lingkungan dengan sumber daya terbatas. Dampak yang tidak proporsional pada negara-negara berpendapatan rendah dan menengah menunjukkan bahwa faktor sosial ekonomi dan akses layanan kesehatan memainkan peran penting. Kaitannya dengan diabetes dan hipertensi menunjukkan bahwa mengatasi faktor risiko ini dapat mengurangi insiden PGK. Penulis menekankan bahwa upaya yang lebih baik diperlukan untuk menekan beban yang terus meningkat. Penelitian di masa depan harus fokus pada intervensi dan kebijakan yang efektif untuk meningkatkan hasil, terutama pada populasi rentan. Pembaruan ini menyerukan tindakan global untuk memprioritaskan kesehatan ginjal.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ