Editorial Ilmu Komputer & AI
Open AccessOA2024
Memanfaatkan umpan balik dan perancah berbantuan teknologi untuk mendukung pengembangan pemahaman sains yang mendalam menggunakan simulasi komputer
Makalah ini membahas bagaimana simulasi komputer dapat menyediakan perancah dan umpan balik yang tertanam untuk mendukung pemahaman sains yang mendalam, serta peran penting desain berbasis penelitian dan struktur pengajaran eksternal.
Leonora Kaldaras; Karen D. Wang; J. Nardo; Argenta M. Price; K. Perkins; C. Wieman; S. Salehiยท International Journal of STEM Educationยท 2024ยท DOI 10.1186/s40594-024-00490-7
Masalah inti
Teori belajar konstruktivis berpendapat bahwa pemahaman konten yang mendalam dihasilkan dari keterlibatan dalam aktivitas belajar yang relevan dengan perancah yang tepat yang memberikan umpan balik yang tepat waktu dan substantif. Namun, setiap kelompok siswa memiliki berbagai tingkat pengetahuan dan perkembangan kognitif, sehingga sulit memberikan perancah dan umpan balik yang sesuai pada tingkat individu di kelas. Simulasi komputer dapat membantu mengatasi tantangan ini dengan menyediakan perancah dan umpan balik tertanam berbantuan teknologi melalui desain simulasi yang spesifik. Penggunaan simulasi komputer, bagaimanapun, tidak menjamin pengembangan pemahaman sains yang mendalam. Desain simulasi yang cermat berbasis penelitian dan struktur pengajaran yang menyertainya sama-sama memainkan peran penting dalam mencapai hasil belajar yang diinginkan.
Inovasi
Makalah ini merupakan tinjauan konseptual dan diskusi tentang kemampuan simulasi komputer dan isu-isu yang dapat memengaruhi hasil belajar ketika menggabungkan perancah dan umpan balik berbantuan teknologi dengan struktur pengajaran eksternal. Para penulis menyintesis temuan dari literatur dan penelitian mereka sendiri untuk mengusulkan jalur penelitian yang menjanjikan tentang desain simulasi dan penggunaan di kelas. Tidak ada data empiris baru yang dikumpulkan; metodologinya bersifat teoretis dan integratif.
Pendahuluan
Teori belajar konstruktivis berpendapat bahwa pemahaman konten yang mendalam dihasilkan dari keterlibatan dalam aktivitas belajar yang relevan dengan perancah yang tepat yang memberikan umpan balik yang tepat waktu dan substantif. Namun, setiap kelompok siswa memiliki berbagai tingkat pengetahuan dan perkembangan kognitif, sehingga sulit memberikan perancah dan umpan balik yang sesuai pada tingkat individu di kelas. Simulasi komputer dapat membantu mengatasi tantangan ini dengan menyediakan perancah dan umpan balik tertanam berbantuan teknologi melalui desain simulasi yang spesifik. Penggunaan simulasi komputer, bagaimanapun, tidak menjamin pengembangan pemahaman sains yang mendalam. Desain simulasi yang cermat berbasis penelitian dan struktur pengajaran yang menyertainya sama-sama memainkan peran penting dalam mencapai hasil belajar yang diinginkan.
Mengapa penting
Para penulis membahas interaksi antara perancah berbantuan teknologi dan struktur pengajaran eksternal. Mereka berargumen bahwa simulasi saja tidak cukup; guru harus mengorkestrasi aktivitas kelas untuk memaksimalkan pembelajaran. Jalur penelitian yang menjanjikan meliputi menyelidiki bagaimana merancang simulasi yang beradaptasi dengan kebutuhan beragam pembelajar, bagaimana mendukung guru dengan sebaik-baiknya dalam mengintegrasikan simulasi, dan bagaimana mengukur pemahaman sains yang mendalam. Makalah ini diakhiri dengan saran untuk penelitian masa depan tentang desain simulasi dan implementasi di kelas untuk membantu siswa mencapai pemahaman sains yang mendalam.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ