Editorial Pendidikan
Open AccessOA2022
Lingkungan Belajar di Rumah Anak Sekolah Dasar: Matematika, Membaca, Sains, dan Bahasa Tulis
Studi eksploratif ini menyurvei orang tua siswa sekolah dasar untuk menelaah lingkungan belajar di rumah pada matematika, membaca, sains, dan bahasa tulis. Hasilnya menunjukkan membaca mendominasi waktu belajar di rumah, dan kepercayaan diri orang tua berbeda menurut mata pelajaran, dengan kaitan kuat terhadap kesenangan.
Susan F. Sonnenschein; Hatice Gursoy; M. Stites· Education sciences· 2022· DOI 10.3390/educsci12050313
Masalah inti
Lingkungan belajar di rumah secara luas diakui sebagai faktor penting yang memengaruhi keberhasilan akademik anak. Namun, sebagian besar penelitian terpusat pada anak usia prasekolah, sehingga menyisakan celah dalam memahami bagaimana pembelajaran di rumah berlangsung selama tahun-tahun sekolah dasar. Studi ini bertujuan mengisi celah tersebut dengan menelaah lingkungan belajar di rumah anak sekolah dasar pada empat mata pelajaran utama: matematika, membaca, sains, dan bahasa tulis. Secara khusus, para peneliti menyelidiki: (1) jumlah waktu yang dihabiskan anak untuk setiap mata pelajaran di rumah dan apakah hal ini berbeda menurut mata pelajaran atau kelas; (2) keyakinan orang tua tentang pentingnya aktivitas belajar di rumah pada setiap mata pelajaran; (3) kepercayaan diri orang tua dalam mendukung setiap mata pelajaran; (4) kesenangan orang tua dan anak terhadap setiap mata pelajaran; dan (5) siapa yang menginisiasi aktivitas belajar di rumah—orang tua, anak, atau guru—pada setiap mata pelajaran.
Inovasi
Studi ini menggunakan survei Qualtrics daring yang disebarkan kepada orang tua (N = 177) siswa sekolah dasar. Survei mengumpulkan data demografi, waktu yang dihabiskan untuk aktivitas belajar di rumah pada matematika, membaca, sains, dan bahasa tulis, keyakinan dan kepercayaan diri orang tua, tingkat kesenangan, serta inisiasi aktivitas. Desain eksploratif memungkinkan pemeriksaan pola dan asosiasi secara luas tanpa manipulasi eksperimental. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan metode korelasional untuk menjawab lima pertanyaan penelitian.
Pendahuluan
Lingkungan belajar di rumah secara luas diakui sebagai faktor penting yang memengaruhi keberhasilan akademik anak. Namun, sebagian besar penelitian terpusat pada anak usia prasekolah, sehingga menyisakan celah dalam memahami bagaimana pembelajaran di rumah berlangsung selama tahun-tahun sekolah dasar. Studi ini bertujuan mengisi celah tersebut dengan menelaah lingkungan belajar di rumah anak sekolah dasar pada empat mata pelajaran utama: matematika, membaca, sains, dan bahasa tulis. Secara khusus, para peneliti menyelidiki: (1) jumlah waktu yang dihabiskan anak untuk setiap mata pelajaran di rumah dan apakah hal ini berbeda menurut mata pelajaran atau kelas; (2) keyakinan orang tua tentang pentingnya aktivitas belajar di rumah pada setiap mata pelajaran; (3) kepercayaan diri orang tua dalam mendukung setiap mata pelajaran; (4) kesenangan orang tua dan anak terhadap setiap mata pelajaran; dan (5) siapa yang menginisiasi aktivitas belajar di rumah—orang tua, anak, atau guru—pada setiap mata pelajaran.
Mengapa penting
Temuan ini menyoroti bahwa meskipun pembelajaran di rumah terjadi pada berbagai mata pelajaran, membaca mendominasi baik dalam waktu yang dihabiskan maupun aktivitas yang diinisiasi anak. Hal ini mungkin mencerminkan kenyamanan orang tua yang lebih besar dan penekanan masyarakat pada membaca. Kaitan antara kesenangan dan kepercayaan diri orang tua menunjukkan bahwa intervensi yang bertujuan meningkatkan keterlibatan orang tua mungkin bermanfaat dengan menumbuhkan sikap positif terhadap mata pelajaran seperti matematika dan sains. Guru berperan signifikan dalam menginisiasi aktivitas, terutama untuk siswa yang lebih besar dan pada matematika, yang menunjukkan bahwa bimbingan sekolah dapat membentuk pembelajaran di rumah. Batasan studi ini meliputi sifatnya yang eksploratif, ketergantungan pada data laporan diri, dan sampel yang relatif kecil. Penelitian selanjutnya perlu menelaah populasi yang beragam dan efek longitudinal. Secara keseluruhan, hasil ini menegaskan perlunya dukungan yang tertarget untuk meningkatkan lingkungan belajar di rumah, khususnya pada matematika dan sains, tempat kepercayaan diri orang tua tertinggal.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten member…