Editorial Pendidikan
Open AccessOA2023
Aplikasi awal ChatGPT dalam praktik, pendidikan, dan penelitian kedokteran
Performa ChatGPT pada ujian kedokteran mendekati ambang kelulusan, sebanding dengan mahasiswa kedokteran tahun ketiga, tetapi kekhawatiran tentang misinformasi, plagiarisme, dan pemahaman anatomi membatasi penggunaannya secara rutin di bidang kedokteran.
S. Sedaghatยท Clinical medicine (London)ยท 2023ยท DOI 10.7861/clinmed.2023-0078
Masalah inti
ChatGPT, model bahasa besar yang menghasilkan respons tertulis dari sumber internet, menjadi viral setelah dirilis pada akhir 2022. Adopsinya yang cepat memicu minat terhadap potensi perannya dalam praktik, pendidikan, dan penelitian kedokteran. Ringkasan ini merangkum aplikasi awal dan batasan ChatGPT seperti yang dibahas oleh S. Sedaghat di *Clinical Medicine*.
Inovasi
Sumbernya adalah artikel komentar, bukan studi empiris. Artikel ini menyintesiskan observasi dan laporan awal tentang performa ChatGPT dalam konteks kedokteran, termasuk hasilnya pada ujian kedokteran, kemampuannya menulis abstrak akademik, dan interaksinya dengan pasien. Penulis juga mempertimbangkan tantangan etis dan praktis seperti konten berbahaya, misinformasi, dan plagiarisme.
Pendahuluan
ChatGPT, model bahasa besar yang menghasilkan respons tertulis dari sumber internet, menjadi viral setelah dirilis pada akhir 2022. Adopsinya yang cepat memicu minat terhadap potensi perannya dalam praktik, pendidikan, dan penelitian kedokteran. Ringkasan ini merangkum aplikasi awal dan batasan ChatGPT seperti yang dibahas oleh S. Sedaghat di *Clinical Medicine*.
Mengapa penting
Penulis memperingatkan bahwa penulis yang menggunakan ChatGPT secara profesional untuk penulisan akademik harus berhati-hati karena masalah yang belum terselesaikan terkait konten berbahaya, misinformasi, dan plagiarisme. ChatGPT berpotensi memfasilitasi interaksi antara penyedia layanan kesehatan dan pasien dengan berbagai cara, tetapi keterbatasannya dalam memahami anatomi manusia dan kecenderungannya menghasilkan informasi yang salah atau tidak lengkap dalam laporan radiologi menghambat penggunaannya secara rutin di bidang kedokteran. Meskipun ChatGPT dapat mengubah praktik, pendidikan, dan penelitian kedokteran, perbaikan lebih lanjut diperlukan sebelum dapat diadopsi secara rutin.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ