Editorial Ekonomi & Bisnis
Open AccessOA2022
Spillover dinamis dan keterhubungan asimetris antara energi fosil dan pasar keuangan hijau: Bukti dari Tiongkok
Penelitian ini mengkaji efek spillover dinamis dan keterhubungan asimetris antara energi fosil, pasar keuangan hijau, dan pasar keuangan tradisional utama di Tiongkok. Temuan menunjukkan korelasi lemah antara pasar keuangan hijau dan energi fosil, dengan obligasi hijau berpotensi menjadi aset safe-haven.
Jing Deng; Siying Guan; Hui Zheng; Xiao-Yun Xing; Cheng Liuยท Frontiers in Energy Researchยท 2022ยท DOI 10.3389/fenrg.2022.986341
Masalah inti
Makalah ini menjawab kebutuhan manajemen risiko bagi investor energi fosil dengan menyelidiki efek spillover dinamis dan keterhubungan asimetris antara pasar energi fosil, pasar keuangan hijau, dan pasar keuangan tradisional utama di Tiongkok. Motivasi penelitian ini berasal dari semakin pentingnya keuangan hijau dan kebutuhan untuk memahami bagaimana guncangan menyebar di antara pasar-pasar tersebut, terutama selama krisis seperti pandemi COVID-19. Para penulis bertujuan memberikan implikasi praktis bagi investor dan pembuat kebijakan terkait diversifikasi portofolio dan aset safe-haven.
Inovasi
Penelitian ini menggunakan model indeks spillover dari Diebold dan Yilmaz untuk mengukur arah dan besaran spillover imbal hasil dan volatilitas antar pasar. Pendekatan ini memungkinkan pengukuran spillover total, terarah, dan neto, serta menangkap keterhubungan yang dinamis dan asimetris. Analisis difokuskan pada pasar energi fosil (minyak mentah dan batu bara), pasar keuangan hijau (obligasi hijau dan saham hijau), serta pasar keuangan tradisional di Tiongkok. Data kemungkinan mencakup periode yang meliputi pandemi COVID-19 untuk menilai dampaknya terhadap keterhubungan pasar.
Pendahuluan
Makalah ini menjawab kebutuhan manajemen risiko bagi investor energi fosil dengan menyelidiki efek spillover dinamis dan keterhubungan asimetris antara pasar energi fosil, pasar keuangan hijau, dan pasar keuangan tradisional utama di Tiongkok. Motivasi penelitian ini berasal dari semakin pentingnya keuangan hijau dan kebutuhan untuk memahami bagaimana guncangan menyebar di antara pasar-pasar tersebut, terutama selama krisis seperti pandemi COVID-19. Para penulis bertujuan memberikan implikasi praktis bagi investor dan pembuat kebijakan terkait diversifikasi portofolio dan aset safe-haven.
Mengapa penting
Temuan ini memiliki implikasi penting bagi manajemen risiko dan diversifikasi portofolio. Keterhubungan lemah antara obligasi hijau dan pasar energi menunjukkan bahwa obligasi hijau dapat berfungsi sebagai aset safe-haven, serupa dengan emas, selama periode gejolak pasar. Hal ini menantang pandangan konvensional bahwa hanya aset safe-haven tradisional seperti emas yang memberikan perlindungan. Spillover asimetris menyiratkan bahwa investor harus mempertimbangkan sumber guncangan energi fosil ketika menyusun portofolio dengan aset hijau. Bagi pembuat kebijakan, hasil ini menegaskan perlunya mendorong keuangan hijau sebagai kekuatan penstabil di pasar keuangan. Sifat spillover yang dinamis juga menuntut strategi manajemen risiko yang adaptif dengan mempertimbangkan perubahan kondisi pasar.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ