Editorial Pertanian & Lingkungan
Open AccessOA2022
Studi Desain Sistem Positron Emission Tomography Baru untuk Pencitraan Tanaman
Studi simulasi ini mengusulkan desain baru untuk pemindai PET tanaman khusus guna mengatasi keterbatasan sistem klinis dalam pencitraan tanaman. Studi ini memperkirakan metrik kinerja dan mengusulkan phantom khusus untuk evaluasi terstandar.
E. Antonecchia; Markus Bäcker; D. Cafolla; M. Ciardiello; Charlotte Kühl; Giancarlo Pagnani; Jiale Wang; Shuai Wang; F. Zhou; N. D'Ascenzo; L. Gialanella; M. Pisante; G. Rose; Q. Xie· Frontiers in Plant Science· 2022· DOI 10.3389/fpls.2021.736221
Masalah inti
Positron Emission Tomography (PET) adalah teknik pencitraan digital yang non-disruptif dan sangat sensitif yang memungkinkan pengukuran mekanisme metabolisme dan transportasi pada tanaman secara in-vivo dan non-invasif. PET tanaman berpotensi untuk penilaian dini terhadap perubahan fungsi tanaman akibat stres. Namun, pengembangan sistem PET tanaman khusus menghadapi kesulitan teknologi dan eksperimental, sehingga sistem PET klinis dan praklinis konvensional tidak sepenuhnya cocok untuk agronomi. Tantangan utama meliputi: (1) kondisi lingkungan yang memengaruhi mekanisme tanaman, yang dapat dikendalikan jika pemindai dipindahkan ke ruang tumbuh; (2) kebutuhan pencitraan vertikal dengan Field of View (FOV) yang tepat; dan (3) FOV transversal harus menyesuaikan berbagai bentuk tanaman berdasarkan spesies dan protokol eksperimen. Makalah ini menyajikan studi simulasi yang mengusulkan desain baru untuk pemindai PET tanaman khusus yang dirancang secara spesifik untuk menjawab persoalan agronomi tersebut.
Inovasi
Penulis melakukan studi simulasi untuk merancang pemindai PET tanaman khusus. Mereka memperkirakan sensitivitas yang diharapkan, kinerja laju cacah, dan resolusi spasial. Studi ini mengidentifikasi fitur spesifik yang perlu diselidiki saat merealisasikan pemindai PET tanaman. Selain itu, mereka mengusulkan pendekatan baru untuk pengukuran dan verifikasi kinerja sistem PET tanaman, termasuk desain phantom tanaman khusus untuk menyediakan prosedur evaluasi standar bagi teknologi agronomi pencitraan digital yang sedang berkembang ini. Simulasi kemungkinan menggunakan teknik Monte Carlo, meskipun rincian spesifiknya tidak disediakan dalam abstrak. Pertimbangan desain mencakup penyesuaian geometri pemindai untuk mengakomodasi pencitraan tanaman vertikal dan FOV transversal yang variabel agar sesuai dengan berbagai bentuk tanaman dan protokol eksperimen.
Pendahuluan
Positron Emission Tomography (PET) adalah teknik pencitraan digital yang non-disruptif dan sangat sensitif yang memungkinkan pengukuran mekanisme metabolisme dan transportasi pada tanaman secara in-vivo dan non-invasif. PET tanaman berpotensi untuk penilaian dini terhadap perubahan fungsi tanaman akibat stres. Namun, pengembangan sistem PET tanaman khusus menghadapi kesulitan teknologi dan eksperimental, sehingga sistem PET klinis dan praklinis konvensional tidak sepenuhnya cocok untuk agronomi. Tantangan utama meliputi: (1) kondisi lingkungan yang memengaruhi mekanisme tanaman, yang dapat dikendalikan jika pemindai dipindahkan ke ruang tumbuh; (2) kebutuhan pencitraan vertikal dengan Field of View (FOV) yang tepat; dan (3) FOV transversal harus menyesuaikan berbagai bentuk tanaman berdasarkan spesies dan protokol eksperimen. Makalah ini menyajikan studi simulasi yang mengusulkan desain baru untuk pemindai PET tanaman khusus yang dirancang secara spesifik untuk menjawab persoalan agronomi tersebut.
Mengapa penting
Makalah ini membahas kesulitan teknologi dan eksperimental dalam mengembangkan sistem PET tanaman khusus dan bagaimana desain yang diusulkan menjawabnya. Penulis berargumen bahwa sistem PET klinis dan praklinis konvensional tidak sepenuhnya cocok untuk agronomi karena persyaratan pengendalian lingkungan, kebutuhan pencitraan vertikal, dan FOV transversal yang variabel. Desain yang diusulkan secara spesifik merancang solusi untuk persoalan tersebut. Pembahasan kemungkinan menekankan pentingnya phantom tanaman khusus untuk evaluasi kinerja terstandar, yang krusial bagi bidang PET tanaman yang sedang berkembang. Studi ini mengidentifikasi fitur yang perlu diselidiki lebih lanjut, memandu pengembangan di masa depan. Dampak potensial PET tanaman untuk penilaian stres dini pada tanaman disorot sebagai peluang terobosan utama. Penulis juga mencatat perlunya prosedur evaluasi standar untuk memajukan teknologi agronomi pencitraan digital ini.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten member…