Editorial Kedokteran & Kesehatan
Open AccessOA2022
Ko-kreasi, ko-desain, ko-produksi untuk kesehatan publik - sebuah perspektif tentang definisi dan perbedaan.
Artikel perspektif ini membedakan ko-kreasi, ko-desain, dan ko-produksi dalam kesehatan publik, menyoroti perbedaan esensial mereka dalam peran pemangku kepentingan dan waktu keterlibatan. Artikel ini berargumen bahwa ko-kreasi adalah prinsip menyeluruh yang mencakup dua pendekatan lainnya, memberikan kejelasan untuk penelitian tindakan partisipatif.
Carmen Vargas; J. Whelan; J. Brimblecombe; S. Allenderยท Public Health Research & Practiceยท 2022ยท DOI 10.17061/phrp3222211
Masalah inti
Kolaborasi antara anggota komunitas, peneliti, dan pembuat kebijakan sangat penting untuk mengatasi masalah kesehatan yang kompleks seperti obesitas, penyalahgunaan alkohol, dan diabetes tipe 2. Partisipasi komunitas memastikan desain, implementasi, dan evaluasi inisiatif kesehatan yang optimal. Namun, istilah 'ko-kreasi', 'ko-desain', dan 'ko-produksi' sering digunakan secara bergantian, sehingga menimbulkan kebingungan. Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan konsep-konsep ini dengan mengacu pada literatur lintas disiplin, termasuk administrasi publik, tata kelola, manajemen layanan, desain, pemasaran, dan kesehatan publik. Penulis berargumen bahwa meskipun terdapat kesamaan, perbedaan esensial terkait peran pemangku kepentingan dan waktu keterlibatan memiliki implikasi signifikan bagi praktik kesehatan publik.
Inovasi
Penulis melakukan tinjauan perspektif terhadap literatur lintas disiplin untuk merangkum persamaan dan perbedaan antara ko-kreasi, ko-desain, dan ko-produksi. Mereka menyintesis definisi dan aplikasi dari administrasi publik, tata kelola, manajemen layanan, desain, pemasaran, dan kesehatan publik. Analisis difokuskan pada peran pemangku kepentingan serta sejauh mana dan kapan keterlibatan mereka dalam proses partisipatif. Pendekatan konseptual ini bertujuan memberikan kejelasan bagi inisiatif kesehatan publik berbasis komunitas dan penelitian tindakan partisipatif.
Pendahuluan
Kolaborasi antara anggota komunitas, peneliti, dan pembuat kebijakan sangat penting untuk mengatasi masalah kesehatan yang kompleks seperti obesitas, penyalahgunaan alkohol, dan diabetes tipe 2. Partisipasi komunitas memastikan desain, implementasi, dan evaluasi inisiatif kesehatan yang optimal. Namun, istilah 'ko-kreasi', 'ko-desain', dan 'ko-produksi' sering digunakan secara bergantian, sehingga menimbulkan kebingungan. Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan konsep-konsep ini dengan mengacu pada literatur lintas disiplin, termasuk administrasi publik, tata kelola, manajemen layanan, desain, pemasaran, dan kesehatan publik. Penulis berargumen bahwa meskipun terdapat kesamaan, perbedaan esensial terkait peran pemangku kepentingan dan waktu keterlibatan memiliki implikasi signifikan bagi praktik kesehatan publik.
Mengapa penting
Penulis membahas implikasi dari perbedaan-perbedaan ini untuk penelitian dan praktik kesehatan publik. Definisi yang jelas membantu praktisi memilih pendekatan yang tepat berdasarkan hasil yang diinginkan dan kapasitas pemangku kepentingan. Ko-kreasi sebagai prinsip menyeluruh mendorong pandangan holistik tentang kolaborasi, sementara ko-desain dan ko-produksi menawarkan strategi yang ditargetkan untuk fase tertentu. Makalah ini menyoroti perlunya terminologi yang konsisten untuk meningkatkan komunikasi dan efektivitas dalam inisiatif berbasis komunitas. Hal ini juga menekankan pentingnya menyelaraskan metode partisipatif dengan prinsip penelitian tindakan partisipatif untuk memastikan keterlibatan yang bermakna dan hasil yang berkelanjutan.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ