Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholatโ€ฆ

Editorial Humaniora

Open AccessOA2023

Membangun Moderasi Beragama melalui Konsep Teofani dengan Pendekatan Filsafat dan Agama

Penelitian ini mengusulkan konsep Teofani sebagai kerangka filosofis dan keagamaan untuk membangun moderasi beragama, dengan menekankan sikap bijak dan tidak memihak yang menguntungkan semua pihak. Penelitian ini berargumen bahwa moderasi terbentuk dengan menyelaraskan nilai-nilai moral dengan pengakuan bahwa kebenaran tertinggi adalah milik Tuhan.
Z. Zulkarnaen; Adenan Adenan; Marhaban Marhaban; A. Muammarยท Millati: Journal of Islamic Studies and Humanitiesยท 2023ยท DOI 10.18326/mlt.v8i1.8012

Masalah inti

Penelitian ini membahas kebutuhan untuk membangun moderasi beragama melalui konsep Teofani, yang didefinisikan sebagai upaya menentukan sikap dan tindakan dalam hidup melalui perspektif yang bijak dan tidak memihak yang berisiko sekaligus bermanfaat bagi banyak pihak. Membangun moderasi beragama berarti membentuk sikap dan tindakan untuk menghindari kerugian bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan. Penelitian ini menempatkan proses tersebut dalam pendekatan filsafat dan agama, dengan tujuan menentukan benar dan salah menurut klaim keagamaan tertentu sambil mempertimbangkan nilai, norma, moral, keyakinan, dan pertimbangan lain yang bermanfaat bagi kehidupan.

Inovasi

Penelitian ini menggunakan analisis konseptual dan filosofis yang berpijak pada pendekatan keagamaan dan filsafat. Penelitian ini mengkaji konsep Teofani sebagai kerangka untuk membentuk sikap dengan mempertimbangkan belas kasih dan kebencian manusia, kemurahan hati dan kekikiran, serta kepekaan dan permusuhan, yang secara konsisten berkorelasi dengan norma moral dan agama. Metodologi ini melibatkan sintesis atas dimensi-dimensi tersebut untuk mengusulkan model pembangunan moderasi beragama yang menghormati beragam kebenaran agama tanpa memutlakkan satu klaim pun.
Pendahuluan
Penelitian ini membahas kebutuhan untuk membangun moderasi beragama melalui konsep Teofani, yang didefinisikan sebagai upaya menentukan sikap dan tindakan dalam hidup melalui perspektif yang bijak dan tidak memihak yang berisiko sekaligus bermanfaat bagi banyak pihak. Membangun moderasi beragama berarti membentuk sikap dan tindakan untuk menghindari kerugian bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan. Penelitian ini menempatkan proses tersebut dalam pendekatan filsafat dan agama, dengan tujuan menentukan benar dan salah menurut klaim keagamaan tertentu sambil mempertimbangkan nilai, norma, moral, keyakinan, dan pertimbangan lain yang bermanfaat bagi kehidupan.

Mengapa penting

Pembahasan menguraikan bagaimana konsep Teofani memadukan filsafat dan agama untuk menumbuhkan moderasi beragama. Pembahasan ini berargumen bahwa dengan mengakui kebenaran tertinggi sebagai wilayah Tuhan, individu dapat menavigasi norma moral dan agama dengan kerendahan hati dan belas kasih. Penelitian ini menyimpulkan bahwa membangun moderasi beragama adalah membentuk jiwa pribadi yang memiliki nilai-nilai moral yang bermanfaat bagi kehidupan manusia tanpa lepas dari justifikasi kebenaran agama tertentu. Pendekatan ini menawarkan jalan yang seimbang yang menghormati keragaman agama sekaligus menjaga integritas etis.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten memberโ€ฆ