Jadwal Sholat

Memuat jadwal sholatโ€ฆ

Editorial Ilmu Sosial

Open AccessOA2025

Antropologi dan Teka-teki Sphinx

Kumpulan suntingan ini mengeksplorasi bagaimana berbagai budaya membangun dan mengalami kategori usia, dari masa muda hingga masa tua. Melalui studi kasus etnografis, buku ini mengungkap kelenturan dan keragaman transisi terkait usia.
P. Spencerยท 2025ยท DOI 10.4324/9781003637752

Masalah inti

Volume *Anthropology and the Riddle of the Sphinx* membahas teka-teki antropologis tentang usia: bagaimana masyarakat mendefinisikan, meritualkan, dan mentransformasi kategori usia. Disunting oleh Paul Spencer, buku ini menghimpun studi lintas budaya yang menantang asumsi universalis tentang tahap kehidupan. Teka-teki Sphinx melambangkan enigma perkembangan manusia, yang berupaya diurai oleh antropologi melalui analisis komparatif.

Inovasi

Buku ini menggunakan kerja lapangan etnografis dan analisis komparatif. Setiap bab menyajikan studi kasus dari masyarakat tertentu, dengan menggunakan observasi partisipan, wawancara, dan penelitian arsip. Pendekatan metodologisnya bersifat interpretif, berfokus pada makna lokal dan proses sosial. Misalnya, Philip Mayer dan Iona Mayer meneliti organisasi pemuda Red Xhosa, sementara Iain Edgar menganalisis komunitas terapeutik. Kumpulan ini mencakup konteks geografis dan budaya yang beragam, termasuk pedesaan Georgia Soviet, Tiongkok, masyarakat Venda, Finlandia, dan Sudan.
Pendahuluan
Volume *Anthropology and the Riddle of the Sphinx* membahas teka-teki antropologis tentang usia: bagaimana masyarakat mendefinisikan, meritualkan, dan mentransformasi kategori usia. Disunting oleh Paul Spencer, buku ini menghimpun studi lintas budaya yang menantang asumsi universalis tentang tahap kehidupan. Teka-teki Sphinx melambangkan enigma perkembangan manusia, yang berupaya diurai oleh antropologi melalui analisis komparatif.

Mengapa penting

Volume ini berargumen bahwa kategori usia bersifat lentur dan diperebutkan. Konsep 'usia berbahaya' (Paul Spencer) menyoroti bagaimana kaum muda dapat dipersepsikan sebagai ancaman terhadap tatanan sosial. Proses sosial masa remaja dalam komunitas terapeutik menunjukkan bagaimana institusi membentuk identitas. Gagasan kedewasaan di pedesaan Georgia Soviet menantang model linear Barat. Metafora usia Tionghoa mengungkap pandangan siklus tentang kehidupan. Strategi pensiun Finlandia menggambarkan bagaimana masa tua melibatkan negosiasi kekuasaan. Berti di Sudan mengelola masa tua melalui timbal balik. Klub Israel untuk usia ketiga menunjukkan bagaimana communitas dapat muncul tetapi juga konflik. Secara keseluruhan, buku ini menyerukan antropologi usia yang komparatif yang memperhatikan makna lokal dan kekuatan global. Buku ini menyarankan bahwa teka-teki Sphinx bukanlah satu jawaban tunggal melainkan multiplisitas solusi budaya.

Siapa yang sebaiknya membaca

Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.

Membuka konten memberโ€ฆ