Editorial Ekonomi & Bisnis
Open AccessOA2021
Setelah krisis: Prospek makroekonomi dan kebijakan makroekonomi
Krisis ekonomi saat ini menghadirkan peluang historis bagi perubahan kebijakan Keynesian, tetapi hambatan politik, intelektual, dan sosiologis yang mendalam—terutama di dalam profesi ekonomi—mengancam meredam respons dan memulihkan kebijakan neoliberal yang gagal.
T. Palley· Neoliberalism and the Road to Inequality and Stagnation· 2021· DOI 10.4337/9781802200089.00028
Masalah inti
Krisis ekonomi saat ini menawarkan peluang historis untuk perubahan. Kedalaman krisis berarti kemungkinan akan terjadi perubahan kebijakan ke arah Keynesian dan bahkan Post Keynesian. Namun, terdapat hambatan politik, intelektual, dan sosiologis yang mendalam yang menghalangi perubahan dalam pemikiran ekonomi yang mendasar.
Inovasi
Makalah ini menggunakan analisis kualitatif terhadap hambatan ideologis dan institusional di dalam profesi ekonomi yang menghambat pergeseran paradigma. Makalah ini mengkaji keadaan pemikiran ekonomi tentang pasar tenaga kerja, globalisasi, dan teori tingkat pengangguran alami, dengan mengacu pada pengamatan respons kebijakan terhadap krisis.
Pendahuluan
Krisis ekonomi saat ini menawarkan peluang historis untuk perubahan. Kedalaman krisis berarti kemungkinan akan terjadi perubahan kebijakan ke arah Keynesian dan bahkan Post Keynesian. Namun, terdapat hambatan politik, intelektual, dan sosiologis yang mendalam yang menghalangi perubahan dalam pemikiran ekonomi yang mendasar.
Mengapa penting
Hambatan-hambatan ini akan meredam respons kebijakan terhadap krisis, dan jika krisis yang dalam dapat dihindari, cenderung mendorong kembalinya kebijakan yang ada yang telah gagal secara sangat merugikan. Analisis ini menunjukkan bahwa tanpa pergeseran mendasar dalam pemikiran ekonomi, peluang untuk perubahan yang bertahan lama mungkin akan hilang.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten member…