Editorial Teknik & Rekayasa
Open AccessOA2024
Tinjauan Literatur Multivokal tentang Digital Twin, Arsitektur, dan Elemennya dalam Teknik Sipil
Tinjauan literatur multivokal ini menyintesiskan sumber tinjauan sejawat dan industri untuk memperjelas definisi, arsitektur, dan elemen internal digital twin dalam teknik sipil. Kajian ini mengusulkan arsitektur referensi generik dan definisi formal untuk memandu sistem pemantauan kesehatan struktur berbasis digital twin di masa depan.
K. Smarsly; P. Peralta; K. Dragos; Muhammad E. Ahmad; T. Al-Zuriqat; Carlos Chillรณn Geck; Heba Al-Nasserยท e-Journal of Nondestructive Testingยท 2024ยท DOI 10.58286/29579
Masalah inti
Strategi pemantauan kesehatan struktur (structural health monitoring, SHM) terkini dalam teknik sipil semakin banyak memanfaatkan digital twin, yang secara digital merepresentasikan struktur yang dipantau sekaligus sistem SHM yang terpasang pada struktur tersebut. Meskipun aplikasi digital twin telah diadopsi secara luas dalam beberapa tahun terakhir pada SHM, masih terdapat ketidaksepakatan mengenai definisi umum digital twin. Lebih lanjut, belum ada konsensus mengenai arsitektur digital twin dan elemen internal yang menyusun digital twin. Definisi digital twin yang umum akan memajukan implementasi dan operabilitas digital twin, dan wawasan mengenai arsitektur serta elemen digital twin akan sangat penting untuk meningkatkan keandalan dan kinerja sistem SHM berbasis digital twin. Sejumlah besar definisi digital twin telah diusulkan dan banyak tinjauan telah diterbitkan; namun, sedikit perhatian diberikan pada arsitektur dan elemen internal digital twin. Makalah ini menyajikan tinjauan multivokal digital twin dalam teknik sipil, yang bertujuan memberikan panorama lanskap digital twin dalam teknik sipil dengan wawasan eksplisit mengenai arsitektur dan elemen internal yang digunakan dalam aplikasi digital twin.
Inovasi
Dari sudut pandang metodologi, tinjauan ini mengikuti pendekatan ganda yang mencakup (i) literatur tinjauan sejawat yang terindeks ("literatur putih") serta (ii) sumber non-terindeks ("literatur kelabu") yang mencakup aplikasi digital twin industri. Pendekatan multivokal ini memastikan cakupan yang komprehensif atas perspektif akademik dan praktis. Tinjauan ini secara sistematis mengumpulkan dan menganalisis definisi, arsitektur, dan elemen dari sumber-sumber tersebut untuk mengidentifikasi kesamaan dan kesenjangan. Metodologi ini dirancang untuk menangkap spektrum penuh penelitian dan implementasi digital twin dalam teknik sipil, sehingga memfasilitasi sintesis yang kokoh yang menginformasikan arsitektur referensi dan definisi yang diusulkan.
Pendahuluan
Strategi pemantauan kesehatan struktur (structural health monitoring, SHM) terkini dalam teknik sipil semakin banyak memanfaatkan digital twin, yang secara digital merepresentasikan struktur yang dipantau sekaligus sistem SHM yang terpasang pada struktur tersebut. Meskipun aplikasi digital twin telah diadopsi secara luas dalam beberapa tahun terakhir pada SHM, masih terdapat ketidaksepakatan mengenai definisi umum digital twin. Lebih lanjut, belum ada konsensus mengenai arsitektur digital twin dan elemen internal yang menyusun digital twin. Definisi digital twin yang umum akan memajukan implementasi dan operabilitas digital twin, dan wawasan mengenai arsitektur serta elemen digital twin akan sangat penting untuk meningkatkan keandalan dan kinerja sistem SHM berbasis digital twin. Sejumlah besar definisi digital twin telah diusulkan dan banyak tinjauan telah diterbitkan; namun, sedikit perhatian diberikan pada arsitektur dan elemen internal digital twin. Makalah ini menyajikan tinjauan multivokal digital twin dalam teknik sipil, yang bertujuan memberikan panorama lanskap digital twin dalam teknik sipil dengan wawasan eksplisit mengenai arsitektur dan elemen internal yang digunakan dalam aplikasi digital twin.
Mengapa penting
Arsitektur referensi generik dan definisi yang diusulkan memiliki implikasi signifikan bagi peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan dalam pemantauan kesehatan struktur. Arsitektur ini berfungsi sebagai cetak biru untuk merancang dan mengimplementasikan sistem SHM berbasis digital twin, sehingga meningkatkan keandalan dan kinerjanya. Pendekatan multivokal memastikan bahwa perspektif akademik dan industri dipertimbangkan, menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. Pembahasan ini menekankan pentingnya standardisasi dan interoperabilitas, serta menyarankan bahwa definisi formal dapat memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi lintas disiplin. Pekerjaan selanjutnya harus berfokus pada validasi arsitektur referensi dalam aplikasi dunia nyata dan penyempurnaan lebih lanjut definisi berdasarkan teknologi dan kasus penggunaan yang muncul.
Siapa yang sebaiknya membaca
Pembaca Research Digest dan praktisi rumpun ini.
Membuka konten memberโฆ