Dominasi Dermatologi Medis: Almirall Tembus Pendapatan €1 Miliar Dipicu Lonjakan Ebglyss
Baca dalam 60 detik
- Akselerasi Biologik: Penjualan obat eksim Ebglyss meroket lebih dari 300% pada tahun kedua peluncurannya, memposisikan diri sebagai pilar pertumbuhan utama di pasar Eropa.
- Milestones Finansial: Untuk pertama kalinya dalam sejarah perusahaan, Almirall mencatatkan total pendapatan tahunan melampaui ambang batas psikologis €1 miliar dengan pertumbuhan EBITDA sebesar 21%.
- Strategi Portofolio: Fokus pada spesialisasi kulit (medical dermatology) berhasil menyeimbangkan beban operasional ekspansi pasar, didukung oleh kinerja solid produk psoriasis dan terapi kanker kulit.

BARCELONA – Almirall SA, perusahaan spesialis dermatologi asal Spanyol, mengumumkan pencapaian finansial bersejarah sepanjang tahun fiskal 2025 dengan total pendapatan menembus angka €1,11 miliar. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis Senin (23/02), lonjakan ini didorong oleh performa fenomenal obat biologik untuk dermatitis atopik, Ebglyss, yang membukukan penjualan bersih sebesar €110,8 juta. Keberhasilan ini menandai efektivitas strategi penetrasi pasar Almirall di kawasan Eropa, sekaligus mengukuhkan posisi perusahaan sebagai pemain dominan dalam industri kesehatan kulit global.
Keberhasilan Ebglyss yang tumbuh tiga kali lipat dalam satu tahun mencerminkan tingginya permintaan medis yang belum terpenuhi (unmet needs) pada segmen eksim moderat hingga berat. Namun, ambisi perusahaan tidak berhenti di sini; manajemen menetapkan target penjualan puncak (peak sales) untuk produk ini di angka €450 juta. Artinya, Almirall harus menjaga momentum ekspansi untuk melipatgandakan penetrasi pasar hingga empat kali lipat dari posisi saat ini guna mencapai target jangka panjang di pasar Uni Eropa.
Dari sisi profitabilitas, perusahaan mencatatkan kenaikan EBITDA sebesar 21% menjadi €232,9 milira, meskipun margin kotor sedikit terkontraksi menjadi 64,4% akibat skema pembagian laba pada produk lisensi seperti Ilumetri. Kendati biaya pemasaran (SG&A) membengkak 7,9% untuk mendukung peluncuran nasional di berbagai negara, efisiensi operasional dan pertumbuhan dua digit pada produk-produk spesialis lainnya—seperti terapi kanker kulit Klisyri dan perawatan psoriasis Wynzora—berhasil mengompensasi beban tersebut. Kondisi neraca perusahaan tetap terjaga sehat dengan rasio utang bersih terhadap EBITDA berada di level 0x, memberikan ruang likuiditas yang luas untuk investasi masa depan.
Melihat ke depan, Almirall diprediksi akan terus memperkuat pipa riset dan pengembangan (R&D) yang saat ini menyerap 12,5% dari total penjualan bersih. Fokus pada antibodi monoklonal untuk kondisi kulit langka seperti hidradenitis suppurativa dan alopecia areata menunjukkan pergeseran strategis menuju terapi inovatif bernilai tinggi. Untuk tahun 2026, optimisme perusahaan tetap tinggi dengan proyeksi pertumbuhan penjualan bersih di kisaran 9% hingga 12%. Tantangan utama bagi Almirall ke depan adalah menjaga konsistensi margin di tengah penetrasi produk lisensi dan memastikan keberhasilan fase uji klinis berikutnya untuk mempertahankan kepercayaan investor jangka panjang.



