Real Madrid tiba di Lisbon dengan misi penebusan dosa. Berdasarkan laporan terkini pada 17 Februari 2026, manajer Alvaro Arbeloa diprediksi akan meninggalkan pakem 4-3-3 favoritnya demi stabilitas formasi 4-4-2 saat menghadapi Benfica di Estadio da Luz. Strategi ini diambil untuk mengakomodasi kembalinya Trent Alexander-Arnold di sektor bek kanan serta memastikan Kylian Mbappe mendapatkan dukungan maksimal di lini depan meskipun baru saja pulih dari masalah lutut ringan.
Struktur Pertahanan dan Kreativitas Sayap
Kembalinya Trent Alexander-Arnold memberikan dimensi serangan baru yang sangat dibutuhkan Los Blancos. Dalam skema 4-4-2, Trent akan beroperasi sebagai bek kanan konvensional namun memiliki kebebasan untuk melepaskan umpan silang akurat yang menjadi ciri khasnya. Fokus Arbeloa adalah memanfaatkan hubungan yang mulai terbangun antara Trent dan Federico Valverde di sisi kanan. Valverde akan berperan sebagai gelandang kanan yang dinamis, memberikan perlindungan ekstra saat Trent melakukan penetrasi ke wilayah lawan.
Di lini tengah, duet Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga diprediksi akan menjadi jangkar untuk meredam transisi cepat Benfica yang sebelumnya menghancurkan Madrid 4-2 di fase liga. Sementara itu, Arda Guler kemungkinan akan diplot di sisi kiri tengah (atau sebagai playmaker yang melebar) untuk menggantikan peran Jude Bellingham yang masih dibekap cedera. Fokus utama formasi ini adalah menciptakan kepadatan di lini tengah guna menghindari jebakan serangan balik Jose Mourinho, sembari tetap menyediakan suplai bola bagi duo penyerang di depan.
Duo Maut: Mbappe dan Vinicius Jr
Di barisan penyerang, Arbeloa tampaknya akan memasangkan Kylian Mbappe dan Vinicius Junior secara berdampingan. Meskipun Mbappe sempat diragukan tampil setelah absen di akhir pekan, laporan medis mengonfirmasi bahwa ia siap turun sejak menit pertama. Dalam sistem 4-4-2, Mbappe diharapkan tidak terlalu banyak menjemput bola ke bawah, melainkan fokus pada penyelesaian akhir di dalam kotak penalti. Vinicius akan diberikan peran yang lebih bebas untuk mengeksploitasi ruang di sisi luar pertahanan Benfica, memanfaatkan kecepatan murninya untuk menarik bek lawan dan memberikan ruang bagi Mbappe.
Prediksi Susunan Pemain (4-4-2)
Kiper: Thibaut Courtois
Bek: Trent Alexander-Arnold, Antonio Rudiger, Dean Huijsen, Alvaro Carreras
Gelandang: Federico Valverde, Aurelien Tchouameni, Eduardo Camavinga, Arda Guler
Penyerang: Kylian Mbappe, Vinicius Junior
Fokus utama Real Madrid dalam laga ini adalah mencuri gol tandang tanpa harus kehilangan keseimbangan di lini belakang. Ketidakhadiran Raul Asencio dan Rodrygo karena suspensi membuat kedalaman skuad Madrid diuji. Namun, dengan kembalinya pilar seperti Trent dan Mbappe, Arbeloa optimistis mampu membalikkan narasi negatif dan membawa pulang modal positif ke Madrid untuk leg kedua nanti.




