VCT Pacific 2026: Hegemoni Paper Rex & DRX Berlanjut, Mimpi Underdog Terkubur
Baca dalam 60 detik
- Bentrokan Titan di Lower Bracket: Kemenangan krusial Paper Rex (PRX) dan DRX di putaran ketiga lower bracket memastikan terjadinya el classico Asia Pasifik di babak selanjutnya, sekaligus menjaga asa menuju Masters Santiago.
- Perbedaan Kelas: DRX tampil klinis dengan menyapu bersih Full Sense 2-0 tanpa kehilangan satu map pun, sementara PRX harus berjuang hingga titik darah penghabisan melalui drama tiga map melawan Global Esports.
- Akhir Perjalanan Penantang: Full Sense (Thailand) dan Global Esports harus angkat koper lebih awal, gagal mendobrak dominasi tim-tim raksasa meski sempat menunjukkan perlawanan sporadis.

SEOUL, LyndNews – Hierarki kekuatan di kancah Valorant Asia Pasifik kembali ditegaskan setelah babak ketiga lower bracket VCT Pacific 2026 Kickoff rampung digelar, Rabu (11/2). Dua raksasa regional, Paper Rex (PRX) dan DRX, berhasil lolos dari lubang jarum eliminasi, mengirim pulang Full Sense dan Global Esports. Hasil ini tidak hanya mengamankan posisi mereka di turnamen, tetapi juga menyusun panggung untuk duel klasik berisiko tinggi di putaran keempat, di mana hanya satu dari mereka yang akan terus melaju memperebutkan tiket ke Masters Santiago.
Analisis Performa: Efisiensi Taktis vs Chaos Terstruktur
DRX kembali menunjukkan mengapa mereka dianggap sebagai standar kedisiplinan di wilayah ini. Melawan Full Sense, tim asal Korea Selatan tersebut tampil tanpa celah. Dominasi mereka terlihat jelas di map pertama (Corrode) dengan keunggulan telak 10-2 di paruh pertama, sebelum menutup laga dengan skor 13-3. Kontribusi duo HYUNMIN dan BeYN menjadi katalis utama yang melumpuhkan strategi Full Sense, bahkan saat lawan mencoba bangkit di map Abyss (13-8). DRX bermain dengan presisi bedah, meminimalisir kesalahan mikro yang sering menjadi penentu di level ini.
- • Hasil DRX: Menang 2-0 vs Full Sense (Map: Corrode, Abyss)
- • Hasil Paper Rex: Menang 2-1 vs Global Esports (Map: Corrode, Breeze, Split)
- • Pemain Kunci: HYUNMIN (DRX) & PatMen (Global Esports - Standout)
- • Implikasi: Duel Eliminasi DRX vs PRX di Round 4
Sebaliknya, Paper Rex harus melewati ujian mental yang berat. Menghadapi Global Esports, PRX sempat tertinggal jauh 3-9 di map pertama sebelum melakukan comeback sensasional menjadi 13-10. Inkonsistensi kembali menghantui mereka di map kedua (Breeze), di mana mereka dihukum oleh permainan apik PatMen dari Global Esports (6-13). Namun, mental juara berbicara di map penentuan (Split); meski sempat dipaksa overtime setelah unggul 11-4, PRX berhasil menutup laga dramatis tersebut dengan skor 14-12. Kemenangan ini, meski manis, mengekspos celah pertahanan PRX yang wajib ditambal sebelum menghadapi DRX.
Pertemuan mendatang antara DRX dan Paper Rex di lower bracket putaran keempat bukan sekadar pertandingan eliminasi, melainkan bentrokan dua filosofi Valorant yang kontradiktif: struktur metodis melawan agresi fleksibel. Bagi Full Sense dan Global Esports, kekalahan ini adalah sinyal untuk evaluasi menyeluruh. Meski menunjukkan potensi sporadis, ketidakmampuan mereka menutup laga melawan tim tier satu membuktikan bahwa celah pengalaman dan mentalitas di momen krusial masih menjadi pemisah utama antara penantang dan juara di Pasifik.


