Taiwan Perkuat Militer Hadapi Ancaman China
Baca dalam 60 detik
- Taiwan berencana membangun 10 kapal perang berbobot 2.500 ton di dalam negeri.
- Langkah ini sejalan dengan program pembangunan kapal perang kelas Tuo Chiang yang lebih besar, dengan tujuan untuk memperkuat angkatan laut mereka.
- Selain memperkuat armada laut, Taiwan juga berinvestasi dalam kekuatan udara.

Dalam upaya meningkatkan kemampuan pertahanan dan menghadapi potensi ancaman dari China, Taiwan tengah gencar memodernisasi kekuatan militernya. Mereka berencana mengakuisisi 10 pesawat transportasi militer C-130J dari Amerika Serikat. Pembelian pesawat ini menandai peningkatan signifikan dalam kemampuan logistik dan transportasi udara militer Taiwan. Langkah-langaupun ini merupakan bagian dari strategi pertahanan Taiwan untuk menciptakan apa yang disebut sebagai "rantai pulau yang tidak dapat ditembus" atau "landak" (porcupine strategy), sebuah konsep di mana Taiwan akan memiliki kemampuan pertahanan yang kuat dan sulit ditembus oleh potensi serangan dari luar. Pemerintah Taiwan di bawah Presiden Tsai Ing-wen secara konsisten menekankan pentingnya pengembangan kemampuan pertahanan dalam negeri dan modernisasi militer. Hal ini bertujuan untuk memastikan Taiwan dapat mempertahankan diri dan menjaga kedaulatannya di tengah meningkatnya ketegangan regional.



