YahooFinance•Redaksi LyndNews•
Cisco Tantang Dominasi Nvidia & Broadcom: Luncurkan Chip G300 Demi Kue AI USD 600 Miliar
Baca dalam 60 detik
- CALIFORNIA – Raksasa teknologi Cisco Systems (CSCO) resmi meluncurkan chip switch dan router terbaru, Silicon One G300, yang dirancang khusus untuk mengakselerasi distribusi…
- Langkah agresif ini menempatkan Cisco dalam persaingan langsung dengan Broadcom (AVGO) dan Nvidia (NVDA) guna merebut pangsa pasar dari lonjakan belanja infrastruktur AI yang…
- Memanfaatkan teknologi fabrikasi 3-nanometer dari TSMC, chip ini diproyeksikan mulai tersedia di pasar pada paruh kedua tahun ini.
#cisco#chip#g300#data#jaringan#nvidia

CALIFORNIA – Raksasa teknologi Cisco Systems (CSCO) resmi meluncurkan chip switch dan router terbaru, Silicon One G300, yang dirancang khusus untuk mengakselerasi distribusi informasi di pusat data skala masif. Langkah agresif ini menempatkan Cisco dalam persaingan langsung dengan Broadcom (AVGO) dan Nvidia (NVDA) guna merebut pangsa pasar dari lonjakan belanja infrastruktur AI yang diprediksi mencapai USD 600 miliar. Memanfaatkan teknologi fabrikasi 3-nanometer dari TSMC, chip ini diproyeksikan mulai tersedia di pasar pada paruh kedua tahun ini.
Cisco membekali G300 dengan fitur inovatif "shock absorber" untuk mengatasi lonjakan trafik data ekstrem yang sering kali menghambat kinerja jaringan chip AI. Inovasi ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi komputasi AI hingga 28% lebih cepat melalui sistem pengalihan data otomatis dalam hitungan mikrodetik saat terjadi gangguan jaringan. Fokus Cisco pada efisiensi end-to-end menjadi jawaban atas kebutuhan interkoneksi ratusan ribu tautan yang menjadi tulang punggung pelatihan sistem AI modern.
Sektor jaringan kini bertransformasi menjadi medan pertempuran utama bagi para pemain semikonduktor global. Nvidia telah lebih dulu mengintegrasikan chip jaringan ke dalam sistem terbaru mereka, sementara Broadcom terus memperkuat posisi dengan seri "Tomahawk". Bagi para investor, kehadiran G300 menandai babak baru di mana Cisco tidak lagi hanya bermain di perangkat keras konvensional, melainkan bertarung di inti pemrosesan data AI yang sangat kompetitif.
Share:
Lanjutkan membaca
Related by topic
Sumber dari : YahooFinance



