youtubeβ’Redaksi LyndNewsβ’
KEPALA Suku Puncak Kecam Teror KKB di Yahukimo: "Sekolah Bukan Medan Perang!"
Baca dalam 60 detik
- LYNDNEWS, PAPUA β Abelom Kogoya, tokoh adat sekaligus Kepala Suku di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, secara resmi mengeluarkan pernyataan keras mengecam aksi pembunuhan tenagaβ¦
- Pernyataan ini muncul sebagai respon atas meningkatnya eskalasi kekerasan yang mulai mengancam stabilitas pendidikan dan infrastruktur di Bumi Cendrawasih.
- Kogoya menegaskan bahwa tindakan brutal tersebut tidak hanya mencederai kemanusiaan, tetapi juga menghambat masa depan generasi muda Papua yang bergantung pada akses sekolah yangβ¦
#wilayah#puncak#papua#kogoya#yahukimo#sekolah
LYNDNEWS, PAPUA β Abelom Kogoya, tokoh adat sekaligus Kepala Suku di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, secara resmi mengeluarkan pernyataan keras mengecam aksi pembunuhan tenaga pendidik yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB/OPM) di wilayah Yahukimo. Pernyataan ini muncul sebagai respon atas meningkatnya eskalasi kekerasan yang mulai mengancam stabilitas pendidikan dan infrastruktur di Bumi Cendrawasih. Kogoya menegaskan bahwa tindakan brutal tersebut tidak hanya mencederai kemanusiaan, tetapi juga menghambat masa depan generasi muda Papua yang bergantung pada akses sekolah yang aman.
Dalam narasinya, Kogoya menyampaikan pesan mendalam bahwa wilayah Puncak saat ini sedang berada dalam tren positif pembangunan. Pihaknya menolak keras segala upaya "ekspor" kekerasan dari wilayah konflik lain seperti Yahukimo ke wilayah Kabupaten Puncak yang kini relatif kondusif. Beliau menginstruksikan agar seluruh elemen kelompok bersenjata menjauhi area sekolah dan fasilitas publik demi menjamin keselamatan para guru yang telah berdedikasi membangun sumber daya manusia di pedalaman.
Secara geopolitik lokal, pernyataan ini mencerminkan keresahan masyarakat adat terhadap gangguan stabilitas ekonomi yang dipicu oleh konflik. Kogoya memuji akselerasi pembangunan jalan dan fasilitas pendidikan yang sedang berjalan kilat di daerahnya dan meminta semua pihak untuk menjaga momentum ini. Bagi para investor dan pengamat kebijakan, sikap tegas pemimpin adat ini menjadi indikator penting bahwa dukungan akar rumput terhadap integrasi pembangunan dan keamanan wilayah semakin menguat, sekaligus menjadi alarm bagi kelompok separatis untuk menghentikan sabotase terhadap fasilitas pendidikan di tanah Papua.
Share:
Lanjutkan membaca
Related by topic
Sumber dari : youtube



