KPop Demon Hunters Rilis Komik Resmi 704 Halaman, Netflix Perluas Jagat Animasi ke Format Cetak
Baca dalam 60 detik
- Netflix dan Penguin Random House akan menerbitkan KPop Demon Hunters: The Official Screen Comic Boxed Set, komik dua volume setebal 704 halaman yang mengadaptasi film animasi ke panel bergaya buku komik.
- Paket edisi deluxe ini dibanderol 60 dolar AS dan dijadwalkan beredar 3 November, bersamaan dengan perilisan Criterion Collection dalam format DVD, Blu-ray, dan 4K Blu-ray.
- Langkah ini menandai strategi Netflix memperluas waralaba ke medium fisik, menyusul kesuksesan streaming lebih dari 1 miliar jam tonton dan kesepakatan sekuel dengan sutradara Maggie Kang dan Chris Appelhans.

Netflix kembali memperluas jagat KPop Demon Hunters ke medium fisik. Kali ini, raksasa streaming itu menggandeng penerbit Penguin Random House untuk menghadirkan KPop Demon Hunters: The Official Screen Comic Boxed Set โ sebuah kotak komik dua volume setebal 704 halaman yang mengubah film animasi tersebut menjadi panel-panel buku komik berwarna penuh. Rencananya, edisi ini mulai dijual pada 3 November mendatang dengan harga 60 dolar AS.
Langkah ini bukan sekadar perilisan merchandise biasa. Netflix selama ini dikenal sebagai pemain yang enggan melepas kontennya ke format fisik, tetapi kesuksesan luar biasa KPop Demon Hunters tampaknya memaksa perusahaan mengubah pendekatan. Film ini telah melampaui 1 miliar jam tonton dan bertengger di daftar 10 besar platform tersebut selama hampir setahun penuh โ pencapaian yang jarang terjadi untuk animasi orisinal.
Komik resmi ini bukan adaptasi bebas. Ia menyusun ulang bingkai-bingkai dari film animasi ke dalam tata letak panel komik, lengkap dengan balon percakapan dan efek suara. Meski tidak menghadirkan animasi dinamis dan lagu-lagu K-pop yang menjadi daya tarik utama, edisi ini menyasar penggemar yang ingin menikmati setiap detail visual tanpa terburu-buru. Lirik lagu dari seluruh soundtrack, termasuk "Hunter's Mantra" dan "Jinu's Lament", turut disertakan.
Dari sisi desain, edisi deluxe ini menawarkan slipcase dengan foil holografik, dua volume paperback dengan sampul berstempel foil, serta desain punggung buku yang menyoroti dua sisi karakter Rumi. Poster lipat yang menampilkan grup Huntr/x dan rival mereka, Saja Boys, juga menjadi bonus. Semua elemen ini dirancang untuk memikat kolektor dan penggemar berat yang ingin memiliki versi fisik dari fenomena budaya pop ini.
"Kami ingin penggemar bisa menikmati setiap frame dan panel dengan tempo mereka sendiri," ujar perwakilan Netflix dalam pengumuman resmi, seperti dikutip Polygon.
Perilisan komik ini bertepatan dengan peluncuran KPop Demon Hunters dalam edisi Criterion Collection pada 3 November. Edisi tersebut akan tersedia dalam format DVD, Blu-ray, dan 4K Blu-ray. Ini pertama kalinya film animasi Netflix masuk ke jajaran Criterion, menandakan pengakuan atas nilai artistik dan dampak budayanya.
Selama 18 bulan terakhir, Netflix memang gencar mengejar momentum KPop Demon Hunters dengan membanjiri pasar merchandise, mulai dari boneka American Girl hingga set Lego. Pada Maret 2026, Netflix resmi menandatangani kesepakatan sekuel dengan sutradara Maggie Kang dan Chris Appelhans untuk kemitraan penulisan dan penyutradaraan multi-tahun. Keduanya akan memimpin babak berikutnya dari trio pemburu iblis Rumi, Mira, dan Zoey.
Sebelum pengumuman itu, rumor sekuel sudah beredar sejak musim panas lalu, dengan Netflix dan Sony Pictures Animation dikabarkan tengah menjajaki kelanjutan setelah film tersebut meledak. Sony bahkan dikabarkan bergerak cepat mengunci Kang dan Appelhans untuk KPop Demon Hunters 2. Namun, hingga kini belum ada tanggal rilis resmi untuk sekuel tersebut, dan diperkirakan baru akan tiba paling cepat pada 2029.
Bagi pasar Indonesia, langkah Netflix ini bisa menjadi sinyal bahwa waralaba animasi dengan sentuhan budaya Asia semakin diterima secara global. Kehadiran komik fisik juga membuka peluang distribusi di toko buku dan toko komik lokal, meski belum ada konfirmasi mengenai ketersediaannya di Indonesia. Penggemar Tanah Air berharap edisi ini bisa diakses tanpa harus memesan dari luar negeri.
Ke depan, pertanyaannya adalah seberapa jauh Netflix akan membawa KPop Demon Hunters ke ranah non-streaming. Jika komik ini sukses, bukan tidak mungkin akan ada novel grafis orisinal, buku seni, atau bahkan adaptasi panggung. Yang jelas, strategi merchandise dan perilisan fisik ini menunjukkan bahwa Netflix tidak lagi hanya menjadi platform tontonan, tetapi juga pemain dalam ekosistem budaya pop yang lebih luas.



