Ace Combat 8: Wings of Theve Hadirkan 55 Achievement, Tantangan Terberat di Level Ace
Baca dalam 60 detik
- Ace Combat 8: Wings of Theve menyediakan 55 achievement yang harus dibuka pemain, mulai dari menyelesaikan kampanye hingga menaklukkan misi di tingkat kesulitan Ace.
- Beberapa pencapaian menuntut grind ekstensif, seperti menghancurkan 3.000 pesawat dan mengumpulkan seluruh Assault Records, sehingga tidak bisa diraih hanya dengan sekali tamat.
- Bagi komunitas completionist, khususnya di Indonesia, daftar ini menjadi peta jalan yang menantang sekaligus memperpanjang usia bermain jauh melampaui durasi kampanye standar.

Bandai Namco kembali menantang para pilot virtual melalui Ace Combat 8: Wings of Theve yang membawa total 55 achievement. Angka itu menempatkan judul ini sebagai salah satu entri dengan koleksi trofi paling padat di seri Ace Combat, memaksa pemain tidak sekadar menuntaskan kampanye, tetapi juga mengeksplorasi setiap sudut permainan.
Sebagian pencapaian memang bisa didapat secara alami saat menyelesaikan misi cerita. Namun, mayoritas justru menuntut pengulangan misi, eksperimen dengan berbagai tipe pesawat, hingga penggunaan senjata khusus dalam jumlah besar. Inilah yang membedakan Ace Combat 8 dari game aksi terbang kebanyakan: ia menyisipkan lapisan grind yang terstruktur, bukan sekadar tempelan.
Misalnya, pemain diwajibkan menghancurkan 100 musuh menggunakan special weapon udara-ke-udara dan 100 lainnya dengan senjata anti-darat. Ada pula tantangan mengumpulkan total 100 special weapon dan upgrade part dari Aircraft Tree, serta membeli pesawat yang sama dua kali—satu untuk wingman. Tugas-tugas ini menuntut perencanaan matang, terutama karena sumber daya dalam kampanye terbatas.
Bagi pencinta tantangan, achievement "Ace of Aces" menjadi puncak: menuntaskan seluruh misi kampanye, termasuk Free Missions, pada level Ace dengan peringkat S. Ini bukan pekerjaan sehari-dua hari. Diperlukan penguasaan manuver post-stall, pengelolaan wingman, dan pengisian bahan bakar udara yang presisi—semuanya harus berjalan tanpa cela.
"Beberapa tugas akan sulit diselesaikan, karena Anda harus membuka pesawat seperti Lightning II, yang tidak semudah membalikkan telapak tangan," demikian catatan dalam panduan achievement tersebut.
Pernyataan itu menggarisbawahi bahwa kurva kesulitan tidak hanya soal refleks, tetapi juga kesabaran mengumpulkan sumber daya. Pesawat seperti Lightning II menjadi simbol prestise: hanya pemain yang benar-benar menyelami sistem progresi yang bisa mendapatkannya.
Di Indonesia, komunitas Ace Combat selama ini dikenal aktif di forum daring dan media sosial. Kehadiran 55 achievement ini berpotensi memicu gelombang diskusi, berbagi tips, hingga konten panduan dari kreator lokal. Bagi sebagian pemain, mengejar 100 persen trofi adalah cara memperpanjang nilai hiburan dari game yang dibeli dengan harga premium.
Dari sisi industri, strategi achievement yang menantang adalah bentuk retensi jangka panjang. Ia menjaga pemain tetap terlibat setelah cerita utama usai, sekaligus mendorong penjualan DLC atau konten tambahan di masa depan. Bandai Namco tampaknya belajar dari komunitas speedrunner dan completionist yang menjadi mesin promosi gratis melalui streaming dan video panduan.
Pertanyaannya, apakah para pilot virtual di Indonesia akan berlomba menjadi yang pertama mengklaim gelar "Ace" di Wings of Theve, atau justru memilih menikmati cerita tanpa ambisi mengumpulkan semua trofi? Waktu—dan daftar achievement—yang akan menentukan.



