Naughty Dog Siapkan Dua Proyek The Last of Us Baru, Intergalactic Baru Diumumkan 2027
Baca dalam 60 detik
- Neil Druckmann memastikan Naughty Dog tengah menggarap dua proyek The Last of Us yang memperluas kanon di luar Part 1 dan Part 2.
- Game fiksi ilmiah Intergalactic: The Heretic Prophet baru akan diungkap penuh pada 2027, menunda ekspektasi penggemar.
- Musim ketiga adaptasi HBO The Last of Us berlanjut, dengan kemungkinan menjadi musim terakhir karena rencana pemadatan cerita.

Naughty Dog secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengembangkan dua proyek baru dalam waralaba The Last of Us, sebuah pengumuman yang disampaikan langsung oleh kepala studio Neil Druckmann pada perayaan The Last of Us Day 2026. Kabar ini menandai kembalinya studio ke dunia pasca-apokaliptik yang telah lama dinanti penggemar, meski keduanya masih berada di tahap awal pengembangan.
Druckmann mengungkapkan bahwa kedua proyek tersebut akan memperluas kanon cerita di luar The Last of Us Part 1 dan Part 2. "Dunia The Last of Us sangat berarti bagi kami, dan kami tidak akan kembali ke sana kecuali memiliki sesuatu yang bermakna untuk disampaikan. Kami percaya kisah-kisah ini layak untuk diceritakan," ujarnya dalam sebuah pernyataan singkat. Meski demikian, ia tidak memastikan apakah salah satu proyek tersebut adalah The Last of Us Part 3, dan detail cerita masih dirahasiakan.
Selain proyek The Last of Us, Naughty Dog juga memberikan pembaruan mengenai game utama mereka saat ini, Intergalactic: The Heretic Prophet. Sejak diumumkan pada 2024, studio nyaris tidak memberikan informasi tambahan. Druckmann menyatakan bahwa pengungkapan penuh game fiksi ilmiah tersebut baru akan dilakukan pada 2027. "Kami tahu sudah lama sejak kami memiliki banyak hal untuk dibagikan kepada kalian. Kami bekerja sangat keras untuk membuat sesuatu yang layak atas kesabaran kalian," katanya.
Sementara itu, adaptasi televisi The Last of Us di HBO terus berlanjut. Musim ketiga tengah digarap, dan sejumlah pengisi suara dari versi game dilaporkan bergabung dengan para pemain serial. Showrunner Craig Mazin tengah mempertimbangkan untuk memadatkan rencana awal empat musim menjadi tiga musim saja, yang berarti musim ketiga berpotensi menjadi penutup kisah Joel dan Ellie di layar kaca.
"Kami tidak akan kembali ke dunia ini kecuali ada sesuatu yang bermakna untuk disampaikan. Kami percaya kisah-kisah ini layak untuk diceritakan." โ Neil Druckmann, Kepala Studio Naughty Dog
Bagi industri game global, langkah Naughty Dog ini menunjukkan strategi jangka panjang yang hati-hati. Alih-alih terburu-buru mengumumkan sekuel, studio memilih membangun ekspektasi melalui kanal komunitas dan acara tahunan. Pendekatan ini sejalan dengan tren industri yang semakin mengutamakan kualitas dan narasi mendalam, terutama untuk waralaba bernilai tinggi seperti The Last of Us.
Di Indonesia, penggemar game dan serial The Last of Us merupakan salah satu komunitas yang cukup besar, terutama di platform PlayStation dan layanan streaming HBO. Pengumuman ini diprediksi akan memicu diskusi hangat di media sosial dan forum gaming tanah air, serta mendorong penjualan merchandise dan konten terkait. Namun, dengan jadwal pengungkapan Intergalactic yang baru pada 2027, para penggemar di Indonesia harus bersabar menanti kabar lebih lanjut.
Ke depan, pertanyaannya adalah apakah Naughty Dog akan mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang telah terbangun, terutama setelah kesuksesan Part 2 yang menuai pujian sekaligus kontroversi. Dengan dua proyek The Last of Us yang masih dalam tahap awal, akankah studio ini kembali mendefinisikan ulang narasi game pasca-apokaliptik, atau justru terjebak dalam bayang-bayang kesuksesan masa lalu? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: dunia The Last of Us belum berakhir.



