Guruh Soekarnoputra Dirawat Intensif, PDIP Serukan Doa Bersama
Baca dalam 60 detik
- PDIP membenarkan Guruh Soekarnoputra, adik Megawati, sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
- Partai menggelar doa bersama dan meminta dukungan masyarakat untuk kesembuhan putra bungsu Sukarno itu.
- Detail kondisi dan lokasi perawatan belum diungkap, memicu spekulasi di kalangan pendukung dan pengamat politik.

Juru Bicara PDIP Guntur Romli mengonfirmasi bahwa Guruh Soekarnoputra, 73 tahun, tengah dirawat intensif di sebuah rumah sakit. Kabar ini mencuat pada Jumat (25/9) dan langsung memantik perhatian publik, mengingat posisi Guruh sebagai adik kandung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sekaligus putra bungsu Presiden pertama RI Sukarno.
"Betul, mohon doanya," ujar Guntur saat dihubungi. Ia menambahkan bahwa partainya menggelar doa bersama untuk kesembuhan Guruh. "Kami juga menggelar doa bersama untuk Mas Guruh. Mohon doa dari masyarakat Indonesia untuk kesembuhan Mas Guruh Soekarnoputra," katanya.
Meski demikian, Guntur belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai sejak kapan Guruh dirawat, jenis penyakit yang diderita, maupun rumah sakit tempat perawatan berlangsung. Ketiadaan informasi ini meninggalkan ruang tanya di kalangan awak media dan publik, terutama karena Guruh merupakan figur senior yang masih aktif dalam kegiatan seni dan politik.
Guruh mewarisi bakat seni dari sang ayah. Sepanjang kariernya, ia telah melahirkan berbagai karya dalam film, musik, dan tari. Ia mendirikan grup kesenian GSP Production, serta pernah membentuk grup musik Guruh Gipsy dan Gank Pegangsaan. Beberapa lagu ciptaannya yang populer antara lain "Melati Suci", "Zamrud Khatulistiwa", dan "Galih dan Ratna".
Selain berkecimpung di dunia seni, Guruh juga menorehkan jejak di ranah legislatif sebagai anggota DPR RI dan MPR. Ia sempat ikut dalam kontestasi kursi Ketua Umum PDIP, namun kalah dari kakaknya, Megawati Soekarnoputri. Kiprahnya yang lintas bidang menjadikannya sosok yang dihormati di lingkungan partai dan masyarakat luas.
"Kami juga menggelar doa bersama untuk Mas Guruh. Mohon doa dari masyarakat Indonesia untuk kesembuhan Mas Guruh Soekarnoputra." โ Guntur Romli, Juru Bicara PDIP
Kabar ini muncul di tengah dinamika politik nasional yang kian menghangat. Sebagai partai dengan basis massa besar, PDIP tengah bersiap menghadapi berbagai agenda politik ke depan. Kesehatan Guruh, meski bersifat personal, tetap menjadi sorotan karena kedekatannya dengan lingkaran inti kepemimpinan partai. Dukungan doa dari publik pun mengalir, mencerminkan simpati terhadap keluarga besar Sukarno.
Bagi Indonesia, sosok Guruh merepresentasikan jembatan antara warisan budaya dan politik. Karya-karya seninya telah menjadi bagian dari khazanah budaya bangsa, sementara perjalanan politiknya menunjukkan dinamika internal partai. Kondisi kesehatannya pun menjadi pengingat akan pentingnya peran tokoh-tokoh senior dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai kebangsaan.
Ke depan, publik menantikan informasi resmi mengenai perkembangan kondisi Guruh. Apakah PDIP akan memberikan keterangan lebih lanjut, ataukah keluarga memilih untuk menjaga privasi? Sementara itu, doa dan dukungan terus mengalir, mencerminkan harapan akan kesembuhan salah satu putra terbaik bangsa.



