CeeLo Green Pastikan Danger Mouse Absen di Tur Reuni Gnarls Barkley, Poster Resmi Diubah
Baca dalam 60 detik
- CeeLo Green menegaskan Danger Mouse tidak akan tampil di panggung tur Gnarls Barkley meski namanya terpampang di poster promosi.
- Poster tur To Whom It Still Concerns direvisi menjadi 'CeeLo Green performing Gnarls Barkley' untuk menghindari ekspektasi keliru penggemar.
- Tur Amerika Utara dimulai 5 November di San Francisco, dengan tambahan tanggal di New York dan jadwal Inggris pada Desember.

Vokalis CeeLo Green memastikan bahwa Danger Mouse, pasangan duetnya di Gnarls Barkley, tidak akan muncul di atas panggung selama tur reuni yang akan datang. Klarifikasi ini disampaikan langsung melalui unggahan Instagram pada akhir pekan, merespons poster promosi yang menampilkan keduanya seolah akan tampil bersama.
Dalam pernyataannya, Green menekankan bahwa Brian Burton—nama asli Danger Mouse—berperan sebagai produser, bukan pemain. "Danger Mouse tidak tampil," tulisnya dengan huruf kapital. Ia menyebut klarifikasi ini sebagai bentuk transparansi agar tidak ada salah paham atau kekecewaan di kalangan penggemar. Green juga menambahkan bahwa hubungan mereka murni kemitraan bisnis, dan ia menghormati keputusan Burton untuk tidak tur ke panggung.
Poster tur yang semula menampilkan nama Gnarls Barkley sebagai duo kini telah diperbarui. Kini tertulis "CeeLo Green performing Gnarls Barkley", menegaskan bahwa konser ini adalah penampilan solo Green yang membawakan materi-materi Gnarls Barkley.
Keputusan Danger Mouse untuk tetap di balik layar bukan hal baru. Sepanjang karier Gnarls Barkley, ia memang lebih sering berada di studio ketimbang di atas panggung. Namun, ekspektasi publik sempat meninggi karena tur ini adalah yang pertama dalam 18 tahun. Green menyadari betul risiko kekecewaan massal jika tidak segera angkat bicara. "Ini pertama kalinya dalam hampir 20 tahun, dan mungkin tidak akan terjadi lagi," ujarnya, seraya menegaskan bahwa ia akan membawakan lagu-lagu dari tiga album ikonik mereka.
"Danger Mouse adalah produser saya—dan dia salah satu yang terbaik. Dia bukan artis pertunjukan. Kami mitra bisnis. Apa pun yang dia putuskan untuk dirinya sendiri adalah haknya, dan saya mendukungnya." — CeeLo Green
Bagi industri musik, kejelasan peran ini penting. Tur reuni sering kali menjadi ajang komersial yang mengandalkan nostalgia, tetapi juga rawan kekecewaan jika formasi tidak lengkap. Langkah Green mengoreksi poster menunjukkan kesadaran akan reputasi jangka panjang. Gnarls Barkley sendiri melejit lewat album debut St. Elsewhere (2006) dan singel "Crazy" yang mendunia. Album kedua mereka, The Odd Couple, memperkuat reputasi sebagai duo eksperimental yang menolak kotak genre. Setelah itu, proyek ini vakum panjang hingga akhirnya merilis Atlanta pada Maret lalu sebagai album penutup.
Di Indonesia, penggemar musik soul dan alternative hip-hop tentu menantikan kabar ini. Meski Danger Mouse absen, penampilan CeeLo Green tetap menjadi magnet tersendiri. Ia dikenal sebagai entertainer karismatik dengan vokal khas. Bagi promotor lokal, format "solo performing duo's material" bisa jadi preseden untuk menghadirkan proyek-proyek kolaborasi lain yang salah satu personelnya enggan tur. Namun, tantangan utamanya adalah meyakinkan penonton bahwa nilai konser tidak berkurang hanya karena satu nama besar tidak hadir.
Ke depan, apakah tur ini akan tetap menyedot animo besar? Dengan tambahan tanggal di New York dan penjualan tiket Inggris yang segera dibuka, pasar tampaknya masih memberi respons positif. Yang jelas, CeeLo Green telah memilih jalan transparan: menyampaikan fakta sejak awal daripada membiarkan spekulasi berkembang. Publik tinggal menilai apakah nostalgia Gnarls Barkley cukup kuat tanpa kehadiran Danger Mouse di panggung.



