Lee Mack Ungkap Kekhawatiran di Balik Sukses 20 Tahun 'Not Going Out'
Baca dalam 60 detik
- Lee Mack mengakui sempat cemas setelah dua pemeran utama wanita meninggalkan 'Not Going Out' di awal kemunculannya.
- Perombakan pemain justru dianggap menyegarkan cerita dan membuat sitkom ini bertahan hingga 20 tahun.
- Serial ke-15 hadir dengan lompatan waktu, anak-anak Lee dan Lucy kini kuliah, membuka alur cerita baru.

Setelah dua dekade mengudara, Lee Mack mengungkap keraguan yang pernah menghantuinya saat 'Not Going Out' kehilangan dua bintang utamanya di musim-musim awal. Pria 58 tahun itu mengaku sempat berpikir dirinyalah penyebab hengkangnya para aktris tersebut.
Dalam wawancara dengan Radio Times, Mack mengenang masa-masa sulit ketika pilot 'Not Going Out' diperankan Catherine Tate, yang kemudian memilih fokus pada karier komedinya sendiri. Musim pertama dilanjutkan dengan Megan Dodds, namun hanya bertahan satu seri sebelum akhirnya mundur. "Saat bertemu Sally, saya sudah berada di pemeran utama wanita ketiga. Saya mulai berpikir mungkin masalahnya ada pada saya," ujarnya.
Kekhawatiran itu sirna setelah Sally Bretton bergabung sebagai Lucy di musim kedua dan bertahan hingga kini. Mack menyadari bahwa pergantian pemain adalah hal lumrah dalam industri televisi. "Awalnya saya cemas, tapi kemudian sadar itu justru menguntungkan karena memberi kesegaran," tambahnya. Sejumlah nama besar seperti Tim Vine, Miranda Hart, dan Katy Wix juga sempat mewarnai perjalanan sitkom ini.
Memasuki musim ke-15, Mack dan tim kreatif memutuskan untuk melakukan lompatan waktu. Anak-anak Lee dan Lucy kini berstatus mahasiswa, membuka peluang alur cerita yang lebih segar. "Sulit jika anak-anak terus ada di setiap episode. Dengan mereka kuliah, cerita bisa lebih fleksibel," jelas Mack. Ia juga menghindari adegan menggendong bayi karena dianggap tidak praktis.
"Kami selalu berusaha memperbarui tiap beberapa tahun. Perubahan pemain justru membuat acara ini terus hidup," ujar Mack.
Keputusan untuk terus berevolusi menjadi kunci longevity 'Not Going Out' di tengah persaingan ketat industri hiburan. Bagi penggemar di Indonesia, fenomena ini menunjukkan bahwa sitkom dengan formula dinamis mampu bertahan lintas generasi. Adaptasi terhadap perubahan menjadi pelajaran berharga, terutama di era platform streaming yang menuntut inovasi konten.
Ke depan, akankah 'Not Going Out' terus mempertahankan formula lompatan waktu, atau justru kembali ke akar cerita? Yang jelas, perjalanan 20 tahun Mack bersama Sally Bretton membuktikan bahwa chemistry dan fleksibilitas naskah adalah fondasi utama.



