Dove Cameron dan Damiano David Resmi Menikah di Tuscany, Italia
Baca dalam 60 detik
- Aktris Dove Cameron dan vokalis Måneskin Damiano David mengikat janji suci di balai kota Montalcino, Tuscany, Kamis (24/09/26) dengan busana serba putih.
- Kisah cinta mereka dimulai dari pertemuan canggung di MTV VMAs 2022, lalu bersemi setelah bertemu kembali setahun kemudian.
- Pernikahan ini menandai babak baru bagi pasangan selebritas lintas industri yang sempat berjuang dengan kesehatan mental sebelum bersama.

Aktris dan penyanyi Dove Cameron, 30 tahun, resmi menikah dengan pentolan band Måneskin, Damiano David, di balai kota Montalcino, Tuscany, Italia, Kamis (24/09/26). Keduanya tampil kompak mengenakan setelan putih dalam upacara tertutup yang dihadiri kerabat dan sahabat.
Foto-foto yang beredar di dunia maya memperlihatkan Cameron menggenggam buket bunga putih, dikelilingi senyum bahagia para tamu di pelataran balai kota. Pernikahan ini menutup spekulasi publik setelah keduanya mengumumkan pertunangan pada Januari lalu melalui unggahan Instagram Cameron yang menampilkan cincin berlian.
Perjalanan asmara mereka terbilang unik. Pertemuan pertama terjadi di ajang MTV VMAs 2022, namun saat itu Cameron mengaku mendapat kesan dingin dari David. Dalam wawancara di podcast Call Her Daddy, ia mengungkapkan bahwa David sedang berada di titik terendah dalam hidupnya, sehingga interaksi mereka tidak berjalan mulus. "Saya pikir dia membenci saya. Ternyata dia sedang tidak baik-baik saja," kenang Cameron, seperti dikutip dari sumber.
Takdir berbicara lain saat mereka bertemu lagi di MTV VMAs 2023. Keduanya sama-sama lajang dan telah pulih dari masa sulit. David mengajak Cameron menonton konser Måneskin di Madison Square Garden, dan sejak itu hubungan mereka berjalan serius. Cameron menyebut awal hubungan mereka "sederhana dan tulus", jauh dari drama.
Sebelum menjalin hubungan dengan David, Cameron mengaku sempat mengalami depresi berat dan memilih hidup selibat. Ia menggambarkan periode itu sebagai "malam kelam jiwa" selama setahun, di mana ia enggan keluar rumah dan berinteraksi. Namun, ia merasa siap membuka hati setelah mengirim pesan kepada teman-temannya bahwa ia ingin mulai berkencan. Seminggu kemudian, David hadir kembali dalam hidupnya.
"Saya benar-benar mengirim pesan ke teman-teman, 'Saya rasa saya siap berkencan.' Seminggu kemudian, dia bilang, 'Senang bertemu denganmu,'" ujar Cameron mengenang momen tersebut.
Kisah Cameron dan David menyoroti bagaimana kesehatan mental dapat memengaruhi dinamika hubungan. Cameron secara terbuka membagikan pengalamannya, memberi harapan bagi banyak orang yang tengah berjuang dengan kondisi serupa. Pernikahan mereka juga menjadi simbol bahwa pemulihan diri adalah fondasi penting sebelum membangun komitmen dengan orang lain.
Bagi publik Indonesia, pernikahan selebritas lintas negara ini mungkin terasa jauh, namun resonansinya dekat: isu kesehatan mental semakin mendapat perhatian di tanah air, terutama di kalangan generasi muda. Kisah Cameron menunjukkan bahwa keterbukaan tentang kerentanan justru dapat memperkuat hubungan, bukan melemahkannya. Di saat yang sama, industri hiburan Indonesia juga mulai melihat lebih banyak figur publik yang berani berbicara tentang kesehatan mental, meski stigma masih ada.
Ke depan, pasangan ini akan menghadapi tantangan menjaga privasi di tengah sorotan media internasional. Apakah mereka akan tetap vokal tentang perjalanan kesehatan mental, atau memilih fokus pada karier masing-masing? Yang jelas, pernikahan ini menandai babak baru bagi dua bintang yang telah melewati masa sulit dan kini melangkah bersama.



