Arsenal Bidik Raphinha: Solusi Ganda untuk Lini Serang Usai Gagal Dapat Vinicius Jr
Baca dalam 60 detik
- Arsenal gagal merekrut Vinicius Junior pada bursa transfer 2026 setelah winger Brasil itu memperpanjang kontrak di Real Madrid.
- Raphinha tampil gemilang bersama Barcelona dengan 14 gol dalam delapan laga, memicu spekulasi kepindahan ke Premier League.
- Sejumlah klub Inggris termasuk Arsenal, Chelsea, dan Liverpool telah menjajaki situasi Raphinha, namun Barcelona berencana memperpanjang kontraknya.

Arsenal harus menerima kenyataan pahit pada bursa transfer 2026: target utama mereka, Vinicius Junior, memilih bertahan di Real Madrid. Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi The Gunners yang berambisi memperkuat skuad setelah menjuarai Premier League. Namun, peluang baru muncul di cakrawalaโRaphinha, winger Barcelona yang sedang dalam performa terbaiknya, disebut-sebut sebagai solusi ideal untuk lini serang Arsenal.
Musim panas lalu, Arsenal benar-benar berusaha mendatangkan Vinicius. Negosiasi intens dengan entourage pemain dilakukan, dan tawaran besar disiapkan untuk membawanya ke Emirates Stadium. Sayangnya, Madrid menaikkan tawaran kontrak dan Vinicius memutuskan untuk tetap di Spanyol. Kini, performa Vinicius justru menurun: hanya satu gol di LaLiga musim ini, tanpa gol dalam lima laga terakhir, dan sering digantikan lebih awal. Pelatih Jose Mourinho dikabarkan mulai kehilangan kesabaran.
Di sisi lain, Raphinha menjelma menjadi mesin gol Barcelona. Dalam delapan pertandingan di semua kompetisi musim ini, ia telah mencetak 14 gol, termasuk dua hat-trick berturut-turut melawan Racing Club dan Sevilla. Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menyebutnya sebagai "salah satu pemain terbaik di dunia". Fleksibilitasnya sebagai winger yang juga bisa bermain sebagai striker membuatnya sangat cocok untuk mengatasi dua masalah utama Arsenal: kurangnya opsi di sayap kiri dan ketajaman di lini depan.
Menurut laporan TEAMtalk, beberapa klub Premier League telah menjajaki situasi Raphinha. Namun, Barcelona memberi respons seragam: pemain ingin bertahan dan akan menandatangani kontrak baru. Meski demikian, masalah keuangan Barcelona di masa lalu membuat pintu kepindahan tetap terbuka. Jika Arsenal berhasil mendapatkan Raphinha, ia diprediksi akan melampaui performa Viktor Gyokeres dan Kai Havertz di lini depan.
"Raphinha saat ini adalah salah satu pemain terbaik di dunia," ujar Carlo Ancelotti, pelatih timnas Brasil.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, saga transfer ini menjadi tontonan menarik. Arsenal yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia tentu berharap manajemen bisa mendatangkan pemain sekaliber Raphinha. Selain itu, keberhasilan pemain Brasil di Premier League sering menjadi tolok ukur bagi pemain Asia Tenggara yang ingin menembus liga top Eropa. Jika Raphinha pindah, dinamika persaingan gelar juara bisa berubah, dan itu akan memengaruhi jam tayang serta antusiasme penggemar di Indonesia.
Ke depan, Arsenal tampaknya akan tetap agresif di bursa transfer Januari. Selain Raphinha, nama-nama seperti Eli Junior Kroupi (Bournemouth) dan Julian Alvarez (Atletico Madrid) masuk dalam radar. Namun, peluang mendatangkan Raphinha sangat kecil mengingat Barcelona bertekad mempertahankannya. Akankah Arsenal kembali gagal, atau justru berhasil mewujudkan transfer yang lebih baik dari Vinicius? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal pasti: The Gunners tidak akan tinggal diam.



