Bungie Umumkan PvE Permanen di Marathon, Ubah Total Arah Gim Tembak Ekstraksi
Baca dalam 60 detik
- Bungie mengonfirmasi mode PvE permanen pertama untuk Marathon akan hadir lewat pembaruan Symbiosis pada 8 Desember 2026.
- Pembaruan ini juga menghadirkan Team Deathmatch, peta Perimeter yang diperluas, dan Shell baru bernama Bishop.
- Perubahan besar ini menandai pergeseran strategi Bungie dari gim ekstraksi kompetitif ke pengalaman yang lebih inklusif bagi pemain kasual.

Bungie secara resmi mengumumkan bahwa gim tembak ekstraksi Marathon akan mendapatkan mode PvE permanen pertamanya sebagai bagian dari pembaruan besar bertajuk Symbiosis yang dijadwalkan rilis pada 8 Desember 2026. Langkah ini menandai pergeseran fundamental dari konsep awal yang menekankan persaingan ketat antar pemain.
Dalam unggahan blog resmi, Direktur Gim Del Chafe III dan Direktur Kreatif Julia Nardin menjelaskan bahwa Marathon selama ini diposisikan sebagai "pengalaman PvEvP yang kejam dan pemenang mengambil semua." Namun, mereka menyadari bahwa pendekatan tersebut membatasi daya tarik gim. "Sejumlah pemain menginginkan sesi singkat dengan tekanan rendah setelah bekerja. Yang lain ingin menghabiskan sepanjang malam bersama tim. Ada pula yang ingin menguji build, bersaing langsung, mengejar tantangan sulit, atau mengikuti petunjuk aneh ke reruntuhan Tau Ceti IV," tulis keduanya. "Marathon harus mendukung semuanya."
Pembaruan Symbiosis akan menghadirkan mode PvE yang memungkinkan pemain menjelajah, bereksperimen, dan menghadapi tantangan tanpa rasa was-was diburu pemain lain. Selain itu, mode Team Deathmatch kompetitif akan ditambahkan, memperluas opsi permainan kompetitif di luar ekstraksi. Peta Perimeter yang ramah pemula juga akan diperluas dengan perubahan visual signifikan, dan Shell baru bernama Bishop—digambarkan sebagai samurai robot berperforma tinggi—akan diperkenalkan. "Bishop adalah pembunuh yang cepat dan presisi, dibangun untuk kecepatan, kejutan, dan serangan melee yang menghancurkan," jelas Bungie.
Bagi pemain baru, Bungie juga tengah memperbaiki proses orientasi dan menambahkan ruang sosial dengan lapangan tembak built-in. Sementara itu, evolusi besar Marathon berikutnya baru akan tiba pada Maret 2027, dengan janji pengembangan berkelanjutan hingga setelahnya. Sejak peluncurannya pada Maret 2026, Marathon mendapat sambutan hangat dari kritikus dan pemain, tetapi Bungie mengakui gim ini terlalu menantang dan terbatas untuk audiens luas. Kini, mereka berambisi memberikan lebih dari sekadar ekstraksi yang dirancang baik, membuka akses ke lore dan gameplay bagi khalayak yang lebih luas.
"Marathon perlu mendukung semua tipe pemain, dari yang ingin sesi santai hingga yang mengejar tantangan kompetitif." — Del Chafe III dan Julia Nardin, Bungie
Konteks Indonesia: Perubahan strategi Bungie ini dapat memengaruhi pasar gim Indonesia yang didominasi pemain kasual dan mobile. Dengan hadirnya mode PvE permanen, Marathon berpotensi menarik lebih banyak gamer Indonesia yang sebelumnya enggan mencoba gim ekstraksi karena tekanan kompetitif tinggi. Jika Bungie memperluas akses ke platform seperti cloud gaming atau menyesuaikan harga regional, pangsa pasar di Asia Tenggara bisa meningkat signifikan. Selain itu, komunitas gim lokal sering kali mengandalkan mode kooperatif untuk membangun basis penggemar; langkah ini bisa menjadi katalis pertumbuhan komunitas Marathon di Indonesia.
Ke depan, pertanyaannya adalah seberapa jauh Bungie akan mengubah identitas Marathon tanpa kehilangan daya tarik intinya. Jika Symbiosis sukses, gim ini bisa menjadi contoh bagaimana gim kompetitif beradaptasi dengan kebutuhan audiens yang lebih luas—sebuah pelajaran berharga bagi pengembang gim Indonesia yang ingin menembus pasar global.



