Quake Champions Tinggalkan Model Free-to-Play, Patch Terakhir Jadi Penanda Era Baru
Baca dalam 60 detik
- Bethesda dan id Software merilis patch 1.31 untuk Quake Champions, yang dipastikan sebagai pembaruan terakhir.
- Model free-to-play yang bertahan sejak 2018 diganti dengan versi berbayar eksklusif di Steam seharga $9,99.
- Pemain lama dari Microsoft Store harus menautkan akun Bethesda.net ke Steam sebelum 7 Oktober untuk mengakses versi baru.

Bethesda Softworks dan id Software resmi mengakhiri dukungan konten untuk Quake Champions melalui patch 1.31. Pembaruan ini sekaligus menandai peralihan game dari model free-to-play menjadi judul berbayar yang hanya tersedia di Steam dengan banderol $9,99. Langkah ini menutup babak panjang game yang pertama kali masuk early access pada 2017 dan baru mencapai versi 1.0 pada 2022.
Keputusan tersebut diumumkan melalui catatan patch resmi yang menyatakan "tidak ada pembaruan konten tambahan yang direncanakan saat ini" dan menyebut game memasuki "bab baru". Bagi penggemar setia, ini adalah pukulan telak karena Quake Champions sebelumnya dikenal sebagai arena shooter yang agresif dengan basis pemain kompetitif. Namun, perubahan model bisnis ini juga bisa dibaca sebagai upaya Bethesda merampingkan operasional di tengah tekanan industri.
Transisi ke model berbayar membawa sejumlah konsekuensi teknis. Pemain yang sebelumnya mengakses game melalui Microsoft Store diwajibkan menautkan akun Bethesda.net ke Steam sebelum tenggat 7 Oktober. Setelah itu, akses ke versi baru hanya bisa diperoleh melalui Steam. Sebagai kompensasi, Bethesda membuka seluruh konten dari 30 musim, semua champion, dan sebagian besar item kosmetik. Battle pass, transaksi mikro, dan pembelian dalam aplikasi dihapus total.
Selain itu, patch ini menghadirkan sistem callvote yang memungkinkan pemain memberikan suara untuk mengeluarkan pemain curang atau abusif selama pertandingan. Setiap pemain dibatasi tiga suara per pertandingan. Jumlah pusat data juga dikurangi untuk mempercepat matchmaking dan menekan biaya operasional. Langkah ini sejalan dengan strategi efisiensi yang tengah dijalankan Microsoft di bawah divisi Xbox.
"Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pemain, namun keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor," demikian pernyataan yang dapat disimpulkan dari catatan patch resmi.
Keputusan ini tidak lepas dari gejolak internal di tubuh Xbox. Induk perusahaan id Software, ZeniMax Media, diakuisisi Microsoft pada 2021 dan kini beroperasi di bawah divisi Xbox. Beberapa bulan terakhir, Xbox melakukan serangkaian PHK besar-besaran, penutupan studio, dan pembatalan proyek game. Laporan menyebut id Software terkena dampak signifikan, dengan hampir setengah timnya dipangkas, termasuk sebagian besar programmer. Padahal, id Software memegang peran krusial dalam teknologi game melalui id Tech engine.
PHK terbaru bahkan menyasar Halo Studios pada pekan ini. Xbox juga menjadi target utama kampanye Boikot, Divestasi, Sanksi (BDS) yang menuntut perubahan kebijakan perusahaan. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang masa depan waralaba game ikonik di bawah naungan Microsoft.
Bagi pasar Indonesia, perubahan model Quake Champions menjadi berbayar bisa memengaruhi minat gamer lokal yang terbiasa dengan akses gratis. Meski harga $9,99 tergolong terjangkau, kebijakan ini berpotensi menurunkan jumlah pemain baru, terutama di segmen yang sensitif terhadap harga. Di sisi lain, penutupan server regional dan pengurangan pusat data dapat memperlambat koneksi bagi pemain di Asia Tenggara. Industri game nasional perlu mencermati tren konsolidasi ini karena dapat memengaruhi ekosistem e-sports dan komunitas penggemar shooter di tanah air.
Ke depan, apakah langkah Bethesda ini akan diikuti oleh publisher lain yang ingin mengurangi beban server? Atau justru sebaliknya, model free-to-play tetap menjadi primadona di pasar game global? Yang jelas, Quake Champions kini memasuki fase baru sebagai produk berbayar tanpa dukungan konten lanjutan, dan para pemain hanya bisa berharap komunitas akan menjaga denyut game ini tetap hidup.



