Erick Thohir Cek Venue Latihan Grup B: ITB dan Arcamanik Siap, Sidolig Butuh Pemulihan
Baca dalam 60 detik
- Ketua Umum PSSI Erick Thohir meninjau tiga lapangan latihan Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung pada Kamis (24/9/2026).
- Dua dari tiga venue, Saraga ITB dan SPOrT Jabar Arcamanik, dinyatakan memenuhi standar FIFA, sementara Stadion Sidolig masih dalam perbaikan.
- Kondisi lapangan menjadi faktor krusial bagi Pakistan, Thailand, Filipina, dan Vietnam dalam persiapan menjelang turnamen.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir melakukan inspeksi langsung terhadap tiga lapangan latihan yang akan digunakan tim Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung, Kamis (24/9/2026). Dari tiga venue yang dicek, dua di antaranya dinyatakan telah memenuhi standar FIFA, sedangkan satu lapangan masih memerlukan perbaikan beberapa hari ke depan.
Lapangan Saraga ITB dan SPOrT Jabar Arcamanik menjadi dua fasilitas yang mendapat penilaian positif. Menurut Erick, keduanya sudah sesuai dengan standar tinggi yang ditetapkan FIFA. "Kedua fasilitas yang di ITB dan Arcamanik ini kondisinya bagus sudah sesuai standar yang tinggi dari FIFA," ujar Erick di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung.
Sementara itu, Stadion Sidolig masih menjadi sorotan karena kondisinya belum optimal. Erick menyebut lapangan tersebut membutuhkan waktu beberapa hari lagi untuk proses pemulihan. "Sidolig saja yang perlu beberapa hari lagi. Kalau yang ITB tadi bagus, yang ini (Arcamanik) bagus. Tinggal Sidolig saja perlu waktu," imbuhnya.
Erick menambahkan bahwa beberapa tim sebelumnya telah menggunakan lapangan ITB untuk sesi latihan, sementara Arcamanik mulai dioperasikan guna mendukung persiapan tim-tim peserta. Ia berharap fasilitas yang disediakan dapat memberikan kenyamanan sehingga para tim dapat menjalani persiapan secara maksimal. "Mudah-mudahan para tim yang menggunakan lapangan yang kita sediakan mereka senang, bisa berlatih dengan baik, sehingga ketika nanti saatnya mereka bertanding, mereka dalam posisi memberikan bentuk pertandingan yang memang standar yang diharapkan oleh FIFA," tutur Erick.
Dalam peninjauan tersebut, Erick mengaku tidak menemukan catatan berarti untuk fasilitas di ITB maupun Arcamanik. Perhatian utama kini tertuju pada Sidolig yang sebelumnya memang belum dalam kondisi maksimal. Upaya pemulihan pun dilakukan agar lapangan tersebut dapat segera digunakan sesuai standar. "Sekarang kita bantu untuk recovery-nya," ujar Erick.
"Kedua fasilitas yang di ITB dan Arcamanik ini kondisinya bagus sudah sesuai standar yang tinggi dari FIFA. Sidolig saja yang perlu beberapa hari lagi."
โ Erick Thohir, Ketua Umum PSSI
Kesiapan venue latihan menjadi faktor krusial dalam turnamen sepak bola antarnegara ASEAN. Grup B yang dihuni Pakistan, Thailand, Filipina, dan Vietnam akan bertarung memperebutkan tiket ke babak berikutnya. Dengan kondisi lapangan yang memadai, diharapkan kualitas pertandingan tetap terjaga dan para pemain terhindar dari risiko cedera akibat permukaan yang tidak rata.
Bagi Indonesia, keberhasilan menjadi tuan rumah sebagian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi ajang pembuktian kemampuan dalam mengelola event internasional. PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir terus berupaya memastikan semua infrastruktur, termasuk lapangan latihan, memenuhi ekspektasi FIFA. Hal ini juga menjadi cerminan keseriusan Indonesia dalam mengembangkan sepak bola nasional, sekaligus meningkatkan reputasi di kancah regional.
Ke depan, perbaikan Sidolig menjadi ujian bagi panitia penyelenggara. Jika lapangan tersebut dapat pulih tepat waktu, maka seluruh venue latihan siap digunakan. Namun, jika perbaikan molor, tim-tim peserta mungkin perlu menyesuaikan jadwal latihan mereka. Publik pun menanti apakah standar FIFA yang tinggi dapat dipertahankan hingga turnamen berlangsung.



