Nick Cannon Akui Masih Terbuka Rujuk dengan Mariah Carey, tapi Ogah Menikah Lagi
Baca dalam 60 detik
- Nick Cannon menyatakan tidak menutup kemungkinan kembali menjalin hubungan dengan Mariah Carey, meski keduanya telah bercerai pada 2016.
- Ia menegaskan komunikasi dengan Mariah tetap intens demi mengasuh anak kembar mereka, Moroccan dan Monroe, yang kini berusia 15 tahun.
- Cannon mengaku enggan mengulang pernikahan karena tak ingin urusan hukum masuk ke kehidupan pribadinya.

Pembawa acara The Masked Singer, Nick Cannon, mengungkapkan bahwa ia masih membuka pintu untuk kembali menjalin kasih dengan mantan istrinya, penyanyi Mariah Carey. Pasangan yang menikah pada 2008 dan bercerai delapan tahun kemudian itu tetap berkomunikasi hampir setiap hari, terutama untuk membahas kedua anak kembar mereka, Moroccan dan Monroe, yang kini berusia 15 tahun.
Dalam wawancara dengan majalah Us Weekly, Cannon menepis kabar yang menyebut hubungannya dengan Carey sedang renggang. Ia justru tertawa mendengar isu tersebut dan menyebut bahwa ia dan Carey sempat membicarakannya. "Kami berbicara hampir setiap hari atau dua hari sekali, khususnya tentang anak-anak. Kami menertawakan [laporan bahwa kami tidak dekat]. Aku bertanya, 'Siapa yang mengatakan itu?'" ujarnya.
Meski demikian, Cannon menegaskan bahwa dirinya tidak berencana menikah lagi. Baginya, institusi pernikahan tetap patut dihormati, tetapi ia enggan melalui proses hukum yang rumit. "Aku tidak suka pemerintah ikut campur dalam kehidupan cintaku. Aku rasa pernikahan harus dihormati, tapi aku tidak bisa membayangkan harus mengurus dokumen hukum lagi," kata pria berusia 45 tahun itu.
Cannon juga dikenal memiliki kehidupan pribadi yang kompleks. Selain Moroccan dan Monroe, ia memiliki anak-anak lain dari beberapa wanita: Golden (9), Powerful (5), dan Rise (4) dengan Brittany Bell; kembar Zion dan Zillion (5) serta Beautiful (3) dengan Abby De La Rosa; Legendary (4) dengan Bre Tiesi; Onyx (4) dengan LaNisha Cole; dan Halo (3) dengan Alyssa Scott, ibu dari putranya yang meninggal, Zen, pada 2021 akibat kanker saat berusia lima bulan.
Meski tidak memiliki "favorit" di antara para ibu dari anak-anaknya, Cannon mengakui memiliki ikatan khusus dengan Bre Tiesi. Ia menyebut Bre sebagai orang yang paling memahaminya. "Kami saling memanggil twin flames karena dia menerima semua kekuranganku, dan aku menerima dia. Ada rasa pengertian yang tidak kumiliki dengan orang lain. Dia sangat protektif padaku. Kesetiaan seperti itu tidak bisa dibeli," tuturnya.
Pernyataan Cannon ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kehidupan selebritas, terutama yang berkaitan dengan hubungan pasca-perceraian dan pola asuh bersama. Di Indonesia, isu co-parenting juga semakin relevan seiring meningkatnya angka perceraian dan kesadaran akan pentingnya kolaborasi orang tua demi kesejahteraan anak. Meski budaya dan hukum di Indonesia berbeda, prinsip mengutamakan kepentingan anak tetap menjadi nilai universal.
Ke depan, publik masih akan menantikan apakah Cannon dan Carey benar-benar akan merujuk atau tetap menjalin hubungan sebagai teman dekat. Yang jelas, bagi Cannon, prioritas utamanya adalah menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya, tanpa harus terikat kembali dalam pernikahan.



