Sheeraz Lepas Sabuk WBO, Alimkhanuly vs Bank dan Bentley vs Hernandez Jadi Sorotan
Baca dalam 60 detik
- Hamzah Sheeraz memilih melepas gelar WBO super middleweight, membuka jalan duel Zhanibek Alimkhanuly melawan Jacob Bank.
- WBO juga menggelar lelang untuk kelas middleweight antara Denzel Bentley dan Yoenli Hernandez dengan nilai minimal 200 ribu dolar AS.
- Lelang pada 29 September 2026 itu akan disiarkan langsung melalui platform digital resmi WBO, menandai babak baru tata kelola gelar juara.

Juara WBO super middleweight Hamzah Sheeraz secara mengejutkan melepaskan gelarnya, hanya sehari setelah proses lelang penawaran untuk duel wajib melawan Zhanibek Alimkhanuly berlangsung pekan lalu. Keputusan ini membuat WBO harus menata ulang peta penantang dan menggelar pertarungan baru antara Alimkhanuly dan Jacob Bank dari Denmark.
Langkah Sheeraz dinilai sebagai manuver strategis untuk menghindari tekanan jadwal dan negosiasi yang alot. Seorang pengamat tinju internasional menilai bahwa pelepasan sabuk sering kali menjadi pilihan pragmatis ketika seorang petinju ingin menjaga rekor atau mengejar peluang lebih menguntungkan di kelas lain. Alih-alih mempertaruhkan gelar dalam duel wajib yang berisiko, Sheeraz memilih keluar dari skema yang telah ditetapkan badan tinju dunia tersebut.
Di sisi lain, WBO bergerak cepat dengan mengeluarkan surat resmi yang memerintahkan duel Alimkhanuly melawan Bank. Alimkhanuly, yang sebelumnya menjadi penantang wajib, kini mendapatkan lawan baru yang tak kalah menarik. Bank, petinju asal Denmark, mendapat kesempatan emas untuk merebut sabuk juara dunia โ sebuah lompatan besar dalam kariernya.
Sementara itu, di kelas middleweight, WBO menjadwalkan lelang penawaran untuk duel antara juara Denzel Bentley dan penantang wajib Yoenli Hernandez. Lelang akan digelar pada 29 September 2026 pukul 11.00 waktu Arab Saudi dengan nilai penawaran minimal 200 ribu dolar AS. Proses ini akan disiarkan secara langsung melalui kanal digital resmi WBO, menandai transparansi yang semakin diupayakan badan tinju tersebut.
"Keputusan Sheeraz mencerminkan dinamika baru dalam dunia tinju profesional, di mana petinju semakin berani mengambil kendali atas karier mereka," ujar seorang analis tinju yang enggan disebutkan namanya.
Bagi publik Indonesia, perkembangan ini tetap relevan meski tidak melibatkan petinju Tanah Air. Dunia tinju nasional tengah berbenah menuju kejuaraan internasional, dan keputusan Sheeraz menjadi pelajaran tentang pentingnya manajemen karier serta strategi menghadapi kewajiban badan tinju. Pengamat menilai bahwa petinju Indonesia perlu cermat memilih jalur kompetisi agar tidak terjebak dalam duel wajib yang merugikan.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Alimkhanuly mampu memanfaatkan peluang ini untuk mengukuhkan dominasinya, atau justru Bank yang tampil sebagai kejutan. Sementara itu, duel Bentley vs Hernandez akan menjadi ujian bagi keduanya dalam mempertahankan posisi di papan atas. Semua mata akan tertuju pada 29 September 2026, ketika lelang berlangsung dan arah baru kelas menengah WBO mulai terbentuk.



